• Rabu, 30 November 2022

Gubernur Papua tak penuhi panggilan KPK karena sakit, penasihat hukum ajak 50 wartawan ke kediamannya

- Jumat, 30 September 2022 | 11:15 WIB
Suasana wartawan yang akan mengunjungi kediaman Gubernur Papua Lukas Enembe di Koya Tengah, Jumat (30-9-2022). ( ANTARA/Qadri Pratiwi)
Suasana wartawan yang akan mengunjungi kediaman Gubernur Papua Lukas Enembe di Koya Tengah, Jumat (30-9-2022). ( ANTARA/Qadri Pratiwi)



HARIAN MERAPI - Gubernur Papua Lukas Enembe sedang menjadi sorotan publik karena berurusan dengan KPK.


Ketika hendak diperiksa KPK, yang bersangkutan tak bisa memenuhi panggilan karena alasan sakit.


Terkait kondisi Lukas Enembe, penasihat hukum Gubernur Papua mengajak 50 wartawan dari berbagai media baik nasional maupun lokal, Jumat, mengunjungi kediaman pribadi Gubernur Papua Lukas Enembe di Koya Tengah, Distrik Muara Tamo, Kota Jayapura, Papua.

Baca Juga: Empat tim bakal berebut jalur kemenangan pada Liga 2 , ini jadwal lengkapnya

Penasihat hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Aloysius Renwaring, di Jayapura, Jumat, mengatakan bahwa ajakan itu terkait dengan pihak keluarga Lukas Enembe akan memberikan keterangan pers mengenai kesehatan kliennya.

"Kunjungan ini untuk melihat secara langsung kondisi kesehatan Gubernur sehingga dapat membantu memberi informasi kepada masyarakat," katanya.

Dengan kunjungan tersebut, Aloysius berharap Lukas Enembe meminta dukungan untuk berencana berobat ke Singapura.

Baca Juga: DPO anggota Kelompok Mujahidin Timur tewas dalam baku tembak di Poso, ini identitasnya

"Minggu depan dijadwalkan dua dokter yang menangani kesehatan Gubernur Enembe datang dari Singapura untuk mengecek kesehatan beliau," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya sebagai penasihat hukum Lukas Enembe hanya membantu wartawan untuk bertemu kliennya sekaligus bisa melihat secara langsung kondisi Gubernur Enembe.

Sebelumnya, Koordinator Tim Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stevanus Roy Rening, mengatakan bahwa saat ini kondisi Gubernur Lukas Enembe membaik.

Baca Juga: Kisah dokter gigi yang terdiagnosa HIV, ini kegelisahan yang ia ungkapkan kepada Prof Zubairi Djoerban

Obat dari Singapura, kata dia, sudah tiba 3 hari yang lalu. Pada saat ini sedang diupayakan agar dokter yang tangani kliennya ke Jayapura untuk cek kesehatan.

"Memang dokter pribadi Gubernur Enembe saat ini sedang mengupayakan mendatangkan dokter yang menangani sakit beliau dari Singapura," kata Roy Rening kepada wartawan di Jayapura, Rabu (28/9).

Sementara itu, 50 wartawan dari berbagai media masih dalam perjalanan dari kawasan Ruko Dok II menuju ke Koya Tengah dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.*

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah bayi Kades Ciputri selamat dari gempa Cianjur

Minggu, 27 November 2022 | 20:00 WIB

Bank Mandiri salurkan bantuan untuk korban gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 20:36 WIB
X