• Sabtu, 26 November 2022

1.027 orang menari Tari Merak di Gedung Sate Bandung

- Minggu, 18 September 2022 | 19:00 WIB
Sebanyak 1.027 orang menari Tari Merak Kolosal bertema Merak Sadunya, Gotong Royong Perempuan Merawat Nusantara yang diselenggarakan di pelataran Gedung Sate Bandung, Jabar, Ahad (18/9/2022).  (ANTARA/HO-Humas Disparbud Jabar)
Sebanyak 1.027 orang menari Tari Merak Kolosal bertema Merak Sadunya, Gotong Royong Perempuan Merawat Nusantara yang diselenggarakan di pelataran Gedung Sate Bandung, Jabar, Ahad (18/9/2022). (ANTARA/HO-Humas Disparbud Jabar)

HARIAN MERAPI - Sebanyak 1.027 orang menari Tari Merak Kolosal bertema "Merak Sadunya, Gotong Royong Perempuan Merawat Nusantara", yang diselenggarakan di pelataran Gedung Sate Bandung, Jawa Barat, Ahad (18/9/2022).

Acara tersebut diadakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, bekerja sama dengan Rumpun Indonesia, Pusat Bina Tari Bandung, Sasikirana KoreoLab & Dance Camp dan Jabar Masagi.

"Bukan hanya dilakukan secara luring di Kota Bandung, sejumlah peserta juga mengikuti kegiatan ini secara daring atau online melalui kanal Youtube," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat Benny Bachtiar seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Film 'Mencuri Raden Saleh' masuk lima nominasi Festival Film Bandung ke-35

Ia mengatakan acara tersebut diadakan dalam rangka memperingati Hari Perdamaian Dunia dan tema 'Merak Sadunya' adalah simbol menjaga kerukunan dan membangun penghargaan terhadap keberagaman saudara sebangsa se-Tanah Air dengan merawat semangat gotong royong.

"Jadi kegiatan ini juga merupakan bagian dari sosialisasi dan promosi bahwa budaya Sunda itu indah," kata Benny Bachtiar.

Pemerhati Budaya dari Rumpun Indonesia Marintan Sirait menyatakan kegiatan ini bermaksud untuk mengajak perempuan lintas disiplin, lintas wilayah dengan beragam latar belakang, untuk menari bersama dengan narasi yang menunjukkan semangat persatuan, upaya pemajuan kebudayaan, dan membangun toleransi.

Baca Juga: Hasil survei Poltracking Indonesia: Ganjar dan Ridwan Kamil jadi kandidat capres-cawapres terkuat

Ia menambahkan, Tari Merak merupakan simbol tepat yang merepresentasikan kepedulian perempuan terhadap lingkungan, membangun semangat gotong royong bagi perempuan yang masih memiliki keterbatasan bersuara, dan dukungan terhadap gerakan inklusivisme.

"Melalui kerja sama lintas komunitas ini, kami meyakini bahwa pendekatan seni mampu membuka ruang ekspresi juga sekaligus menjadi jembatan untuk berpikir secara kritis mengenai persoalan sosial yang berkembang di tanah air dan dunia," katanya.

Sementara itu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkesan dengan adanya tari kolosal ini, terlebih kegiatan dihadiri ribuan orang bukan hanya warga Jabar tapi juga ada perwakilan dari negara lain yang ikut serta secara daring.

Baca Juga: Megawati usul nomor urut parpol peserta pemilu tak diubah

"Hari ini berbahagia kita merayakan tari merak yang sudah dinyatakan sebagai warisan budaya dunia dari Indonesia, khususnya Tanah Sunda," katanya.

Pihaknya menitipkan agar para orang tua dan anak-anak bisa merawat warisan budaya yang luar biasa ini sehingga dengan raihan sebagai warisan dunia, ini menasbihkan bahwa Jawa Barat adalah provinsi yang juara dalam berbagai hal.

"Saya sangat bangga karena ini luar biasa. Ekonomi Jabar adalah juara, masyarakatnya juara, maka Jabar disebut juara lahir batin," kata Ridwan Kamil. *

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank Mandiri salurkan bantuan untuk korban gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 20:36 WIB
X