• Jumat, 30 September 2022

Keberhasilan Indonesia dalam swasembada beras, strateginya perlu diadopsi untuk komoditas pangan lain

- Senin, 15 Agustus 2022 | 17:25 WIB
 Presiden RI Joko Widodo menerima piagam penghargaan Direktur Jenderal IRRI Jean Balie atas keberhasilan swasembada beras pada periode 2019-2021 (Foto Sekretariat Presiden)
Presiden RI Joko Widodo menerima piagam penghargaan Direktur Jenderal IRRI Jean Balie atas keberhasilan swasembada beras pada periode 2019-2021 (Foto Sekretariat Presiden)

HARIAN MERAPI - Institut Penelitian Padi Internasional (IRRI) memberikan penghargaan pada Indonesia karena telah memiliki sistem ketahanan pangan yang baik dan berhasil swasembada beras pada periode 2019-2021.

Penghargaan diserahkan Direktur Jenderal IRRI Jean Balie kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Atas diraihnya pernghargaan tersebut, maka Ketua Umum Serikat Petani Indonesia Henry Saragih mengungkapkan apresiasinya.

Baca Juga: Koalisi parpol mulai terbentuk, pengamat politik: Masih dinamis karena belum ada calon presiden terdaftar

Menurutnya penghargaan itu adalah buah dari implementasi UU 18/2012 tentang Pangan yang tidak membolehkan impor pangan selagi masih bisa diproduksi oleh petani di dalam negeri.

Dalam UU 19/2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani juga disebutkan demikian.

"Jadi karena itulah sejak Presiden Jokowi, dia memang menekankan tidak akan impor beras. Itu saya pikir satu yang harus dihargai komitmen dia itu. Jadi karenanya, Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan tidak mau impor beras, tidak bisa," ungkapnya.

Henry menekankan seharusnya kebijakan beras itu bisa diimplementasikan untuk komoditas pangan lain. "Ya harusnya di komoditas yang lain, termasuk daging, untuk semuanya. Karena sesungguhnya Indonesia bisa untuk kacang kedelai, bahkan juga terigu," tegasnya.

Swasembada beras juga didukung oleh pembangunan banyak irigasi pertanian oleh pemerintah. Meski demikian, Henry mengungkapkan masih banyak yang harus dilakukan pemerintah terkait beras.

Baca Juga: Penumpang KA jarak jauh yang belum divaksin booster wajib tes PCR, diberlakukan mulai hari ini

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berkas kasus penistaan agama oleh Roy Suryo lengkap

Kamis, 29 September 2022 | 18:38 WIB

KPK tidak akan hentikan kasus Lukas Enembe

Selasa, 27 September 2022 | 17:41 WIB
X