• Kamis, 29 September 2022

Ribuan petani kopi dan padi di Temanggung menggelar tradisi ritual sadranan seribu ketupat

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 16:40 WIB
Tradisi sadranan seribu ketupat di Temanggung. (Arif Zaini Arrosyid)
Tradisi sadranan seribu ketupat di Temanggung. (Arif Zaini Arrosyid)

HARIAN MERAPI - Ribuan petani kopi dan padi menggelar tradisi ritual sadranan seribu ketupat di lembah Dawuhan Dusun Gedongan Desa Ngemplak Kecamatan Kandangan Temanggung, Jumat (12/8/2022).

Sholawat menggema berpadu dengan gemericik air di sungai Lenging yang melintas di lokasi tradisi sadranan seribu ketupat.

Warga bersyukur dan berdoa di lokasi tradisi sadranan seribu ketupat yang merupakan sumber mata air untuk air minum, memasak dan pengairan persawahan serta perkebunan tersebut.

Baca Juga: Mobil diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) terbakar di dekat SPBU di Candiroto Temanggung

Warga juga berdoa agar Tuhan Yang Maha Esa melimpahkan rahmat, rizqi halal berlimpah, kesehatan, ketentraman dan ketaqwaan serta jauh dari mara bahaya.

Usai berdoa, sesepuh warga kemudian membagikan ketupat dan gunungan dari hasil pertanian pada warga.

Sebagian warga makan bersama, sementara pemuda dan anak-anak melakukan perang air di saluran irigasi, yakni saling mencipratkan air hingga basah kuyup.

Turut dalam tradisi tersebut Kepala Dinas Kebudayaan Saltiyono dan staf ahli bupati Temanggung bidang Kemasyarakatan SDM, Pendidikan dan Kebudayaan Tri Rahardjo.

Baca Juga: Tips menjaga kulit wajah terlihat sehat dan awet muda ala Dear Me Beauty di Shopee Festival Pilih Lokal 17.8

Sekretaris Desa Ngemplak, Fauzi mengatakan tradisi sadranan seribu ketupat sesuai jumlah ketupat yang dikonsumsi Kiai Lenging, sang pepunden desa, ketika membuat irigasi yang kini terus dimanfaatkan warga.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Regsosek BPS Temanggung melibatkan 1.372 petugas

Rabu, 21 September 2022 | 06:30 WIB
X