• Minggu, 2 Oktober 2022

Buntut Kerusuhan Babarsari, Antisipasi Jangan Terlambat

- Selasa, 5 Juli 2022 | 10:00 WIB
Update kerusuhan Babarsari, motor dibakar dan ruko dirusak. (Foto: Samento Sihono)
Update kerusuhan Babarsari, motor dibakar dan ruko dirusak. (Foto: Samento Sihono)

 

INI masih seputar kerusuhan di kawasan Babarsari Depok Sleman yang melibatkan dua kelompok massa berseteru. Kasus serupa pernah terjadi di kawasan ini.

Mengapa sekarang muncul lagi ? Jogja pun kembali menjadi sorotan nasional dan trending di media sosial. Mengapa pula kerusuhan tidak dapat dicegah ?

Agaknya peristiwa ini menjadi bahan evaluasi bagai jajaran kepolisian. Artinya, mereka seharusnya sudah bisa mengantisipasi agar tidak terjadi kerusuhan.

Baca Juga: Laporan dari Mekkah: Calon Haji Ikut Tarwiah Terdaftar 3.855 Orang, Namun Tidak Difasilitasi Pemerintah

Dalam peristiwa yang terjadi Senin siang di kawasan Babarsari, ruko dirusak massa dan 7 unit sepeda motor dibakar. Tak hanya itu, sekelompok orang menenteng senjata tajam sembari teriak-teriak mengancam.

Ya, kondisinya seperti dalam adegan film premanisme. Orang bebas membawa senjata tajam dan bebas mengancam siapa saja. Sayangnya, mengapa itu terjadi di Jogja yang selama ini dikenal sebagai kota damai dan penuh toleransi ? Di mana polisi saat itu ?

Sebenarnya, kalau kondisinya memang sudah tak terkendali, polisi bisa meminta bantuan aparat TNI. Kita ingat ketika terjadi aksi demo mahasiswa 1998 di kawasan Gejayan, untuk menghalau mahasiswa, polisi dibantu aparat TNI.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Akan Evaluasi Kerja Sama dengan ACT

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X