TEMANGGUNG, harianmerapi.com - Pasar hewan di Kabupaten Temanggung sudah mulai dibuka.
Sebelumnya Pemkab Temanggung menutup seluruh pasar hewan selama 14 hari.
Tujuan penutupan itu sebagai salah satu langkah mengendalikan penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Pemkab Temanggung menghimbau pada warga untuk melapor jika ada temuan PMK.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Temanggung Joko Budi Nuryanto mengatakan pembukaan pasar hewan untuk memberikan ruang pada pedagang dan peternak hewan serta warga dalam beraktivitas.
"Berdasar kajian secara menyeluruh, pasar hewan di Temanggung mulai dibuka pada Rabu (23/6)," kata Joko Budi Nuryanto, Rabu (2/6/2022).
Joko mengatakan setelah ada pembukaan pasar hewan aktivitas perdagangan di pasar hewan diharapkan meningkat dan tidak ada kecemasan dari warga akan PMK.
Baca Juga: Bukan Berdasakan Popularitas, Ini Lho Strategi PDIP dalam Memilih Capres...
Warga yang menemukan adanya tanda-tanda PMK pada ternak untuk dapat melaporkan pada petugas atau manteri hewan setempat untuk mendapatkan pengobatan dan diisolasi. PMK tidak menular kepada manusia, melainkan sesama hewan.
Artikel Terkait
7 Sapi Positif Terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK, Ini Langkah Pemerintah Kabupaten Purworejo
Pencegahan Andalkan Vaksinasi, Kasus Baru PMK Masih Ditemukan di Sukoharjo
Puluhan Bangkai Kambing Busuk Dievakuasi dari Sungai, Diduga Dibuang Pemiliknya karena PMK
Penyakit Mulut Kuku atau PMK Tidak Tulari Manusia, Dinas Ketahanan Pangan Purworejo Minta Warga Tetap Tenang
Pelantikan Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, Bupati Sleman: Cegah dan Tekan Merebaknya PMK