• Rabu, 5 Oktober 2022

Masyarakat Tak Perlu Khawatir Penggunaan Vaksin Booster, Ini Penjelasan KSP

- Selasa, 11 Januari 2022 | 11:28 WIB
 Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Abraham Wirotomo.  (ANTARA/HO-Kantor Staf Presiden)
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Abraham Wirotomo. (ANTARA/HO-Kantor Staf Presiden)

 


JAKARTA, harianmerapi.com - masyarakat diminta tak perlu khawatir terkait penggunaan vaksin penguat atau booster karena telah melalui kajian ilmiah.

Hal tersebut diingatkan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Abraham Wirotomo di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (11/1/2022).


Ia menegaskan penggunaan vaksin penguat atau booster sudah melalui kajian ilmiah dari Kementerian Kesehatan, Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), hingga Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca Juga: BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Darurat 5 Jenis Vaksin untuk Booster, Ini Jenisnya

"Penggunaan vaksin booster juga sudah terjadi di 120 negara, seharusnya masyarakat tidak perlu khawatir lagi," kata Abraham .

Pemerintah merencanakan untuk memulai penyuntikan vaksin penguat pada Rabu (12/1). Jenis vaksin yang akan digunakan sebagai vaksin penguat adalah CoronaVac dari Sinovac, AstraZeneca, Moderna, Pfizer, dan Zifivak.

Menurut Abraham, pemerintah sudah menyiapkan 350 juta lebih vaksin untuk digunakan sebagai vaksin penguat selama periode Januari - Juni 2022.

Baca Juga: Positivity Rate Indonesia Naik, Prof Zubairi Djoerban Ingatkan Kewaspadaan Sekolah yang Mulai Terbuka

"Vaksinasi booster akan dimulai secara bertahap. Untuk stok vaksin Januari 21 juta dosis, Februari 35 juta dosis, Maret 48 juta dosis, April 66 juta dosis, Mei 83 juta dosis, dan Juni 99 juta dosis," katanya.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X