KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) Terpilih sebagai Ketum PBNU, Ucapan Selamat Terus Berdatangan

- Jumat, 24 Desember 2021 | 19:30 WIB
KH Yahya Cholil C Staquf (Gus Yahya) Ketum PBNU (Tanfidiyah) masa bhakti 2021-2026. (Foto: Agus Sutomo)
KH Yahya Cholil C Staquf (Gus Yahya) Ketum PBNU (Tanfidiyah) masa bhakti 2021-2026. (Foto: Agus Sutomo)

REMBANG, harianmerapi.com - Terpilihnya KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) sebagai Ketua Umum (Tanfidyah) PBNU untuk masa bakti 2021-2026 dalam Muktamar ke-34 di Lampung disambut hangat, baik dari kalangan Kiai sepuh maupun Kiai muda di Jawa Tengah.

Gus Yahya yang putra seorang Kiai Khos Alm KH Cholil Bisri yang nota bene deklarator PKB, ternyata tidak tertarik ke panggung politik.

Beliau "istiqomah" mengurusi PBNU dan jabatan terakhir adalah Khatib Aam (sekretaris) di PBNU.

Baca Juga: Masjid Raya Sumatera Barat Menang Desain Terbaik di Dunia, Sandiaga Uno Ikut Bangga

Wartawan Merapi di Kabupaten Rembang belum berhasil bertemu dengan pemimpin ponpes Roudlatut Thalibin,Leteh, Rembang.

Menurut sejumlah kiai, Gus Mus demikian sapaan akrab KH Mustofa Bisri enggan berkomentar perihal terpilihnya sang keponakan sebagai Ketua Umum PBNU.

Namun berdasarkan pantauan Merapi sejak Kamis malam ucapan selamat terus berdatangan, pasca pemilihan bursa Ketum PBNU.

Baca Juga: Bukan Cinta Sejati 32: Dirundung Masalah yang Membuat Hati Sedih, Jadi Ingat Salat yang Lama Ditinggalkan

Dalam pemilihan, mantan juru bicara Presiden era KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) ini berhasil meraup suara 327 sementara incumbent KH Said Aqil Siradj memperoleh 203 suara, KH M Saad Ali 17 suara serta KH Marzuki M 2 suara, Ramadan 1 suara,suara tidak sah 2 suara.

Sejumlah kiai pimpinan ponpes di Kabupaten Rembang mengapresiasi terpilihnya KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketum PBNU.

"Beliau sangat layak sebagai Ketum PBNU menggantikan KH Said Aqil Siraj. Saya mengenal Gus Yahya sejak muda, beliau 'mumpuni' dalam banyak hal baik bahasa Inggris maupun bahasa Arab. Alumni Fisipol UGM masih ditambah dengan berguru ke banyak kiai besar dan belajar tentang agama Islam di Mekkah,semoga amanah dan berkah," kata KH Hamid Mabrur, pimpinan ponpes Tasikagung, Rembang kota.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X