Siapa yang Rentan Terpapar Covid-19 Varian Omicron, Simak Penjelasan Prof Zubairi Djoerban

- Kamis, 2 Desember 2021 | 12:00 WIB
Prof Zubairi Djoerban ( akun Twitter @ProfesorZubairi)
Prof Zubairi Djoerban ( akun Twitter @ProfesorZubairi)

Secara berturut-turut, pada 25 November 2021 kematian mencapai 144 jiwa, kemudian 26 November 12 jiwa, 27 November 8 jiwa, 28 November 6 jiwa, dan 29 November 25 jiwa.

“Tentu kematian bukan sekadar angka. Tapi poin saya, angka itu cukup rendah, sehingga tak perlu panik meski penularan tinggi. Namun harus waspada untuk jaga-jaga,” pungkasnya.

Unggahan Prof Zubairi banyak mendapat respons netizen yang juga meminta masyaraka waspada.

Baca Juga: Ridwan Kamil Ajak Sultan Nostalgia ke Bandung, Ada Apa?

“Yang penting faskes memadai, jangan sampai kayak Juni-Agustus kemarin, amit-amit ngebayangin seremnya bulan-bulan itu,” ujar netizen.

Ada pula netizen yang menanyakan apakah kalau virus sudah bermutasi akan semakin mudah penularannya.

 “Dok, apa benar kalau virus sudah bermutasi akan semakin mudah penularannya, tapi fatalitynya semakin rendah,” tanya netizen lain, namun belum dijawab Prof Zubairi. *

 

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Hadiri GPDRR 2022 di Bali

Rabu, 25 Mei 2022 | 07:30 WIB

Pemerintah Akan Secepatnya Hapus PPKM

Minggu, 22 Mei 2022 | 15:40 WIB

Selamat Jalan Prof. Fahmi Idris

Minggu, 22 Mei 2022 | 14:50 WIB
X