• Sabtu, 29 Januari 2022

Banjir di Sintang Belum Surut, Kepala BNPB : Sekarang Rata-rata Masih 80 Sentimeter

- Sabtu, 20 November 2021 | 16:15 WIB
Bupati Sintang Jarot Winarno (kiri) menyambut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto (kanan) di Pendopo Bupati usai meninjau banjir di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Sabtu (20/11/2021).  (ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang)
Bupati Sintang Jarot Winarno (kiri) menyambut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto (kanan) di Pendopo Bupati usai meninjau banjir di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Sabtu (20/11/2021). (ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang)

KAPUAS HULU, harianmerapi.com - Kondisi banjir di Sintang hingga saat ini belum sepenuhnya surut mengingat rata-rata banjir masih 80 sentimeter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto menyatakan, kondisi terakhir air sudah mulai surut, walau pun belum tuntas.

"Sekarang rata-rata masih 80 sentimeter," kata Mayjen TNI Suharyono, ketika meninjau kondisi banjir di Sintang Kalimantan Barat, Sabtu (20/11/2021).

Suharyono melihat langkah-langkah yang diambil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sintang bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sintang dalam penanganan banjir sudah strategis dan betul.

Baca Juga: Loker Jogja Terbaru 2021, Info Lowongan Kerja Untuk Kasir 10 Orang

Menurut dia, penanganan banjir baik tingkat pusat dan provinsi juga sudah dilaksanakan, bantuan kebutuhan dasar, pengungsi, kesehatan, alat peralatan sudah bisa dioperasionalkan dan sudah diterima.

"Kami datang untuk memastikan itu dan tadi pun kebutuhan yang masih diperlukan untuk penanganan selanjutnya akan segera diberikan, itu jangka pendek," ucap Suharyono.

Sedangkan untuk jangka menengah dan panjang, kata dia, akan dirumuskan langkah-langkah untuk menindaklanjuti di daerah hulu, penanganan tidak sampai di situ saja, penanganan akan terus dilaksanakan agar kejadian banjir seperti itu tidak terulang.

Baca Juga: Hujan Deras, Race Pertama WSBK di Sirkuit Pertamina Mandalika Ditunda

Dikatakan Suharyono, kondisi pengungsi secara fisik serba keterbatasan, tetapi jika di lihat dapur umum, tempat penampungan untuk tingkat pengungsi relatif memadai, logistik cukup, tenaga kesehatan lengkap dan banyak relawan ada pemerintah daerah dan pusat juga yang turun.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspadai DBD, Seorang Anak di Surabaya Meninggal

Rabu, 26 Januari 2022 | 11:19 WIB
X