• Sabtu, 22 Januari 2022

Diduga Lakukan Pelanggaran dalam Menangani Kasus KDRT di Karawang, Aspidum Kejati Jabar Dimutasi

- Kamis, 18 November 2021 | 12:30 WIB
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Simanjuntak. ( ANTARA/HO-Kejati Jawa Barat)
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Simanjuntak. ( ANTARA/HO-Kejati Jawa Barat)

 

BANDUNG, harianmerapi.com - Dugaan terjadinya pelanggaran dalam penanganan perkara istri yang dituntut penjara karena memarahi suaminya di Karawang, ternyata berbuntut.

Akibat kejadian itu Kejaksaan Agung memutasikan Dwi Hartanta dari jabatannya sebagai Asisten Pidana Umum Kejaksaan Tinggi (Aspidum Kejati) Jawa Barat.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Simanjuntak menjelaskan, mutasi itu berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-781/C/11/2021.

Baca Juga: Hidayat Nur Wahid Tolak Pembubaran MUI, Terorisme Dilawan, KKB Juga Ditumpas

"Dwi Hartanta dimutasikan sebagai Jaksa Fungsional pada Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung di Jakarta (Anggota Satuan Tugas Khusus Penyusunan Kebijakan Strategis)," kata Leonard dalam keterangannya yang diterima di Bandung, Jawa Barat, Kamis (18/11/2021)

Selanjutnya, kata Leonard, jabatan Aspidum diisi oleh pelaksana tugas (Plt) yakni oleh Riyono. Saat ini, Riyono sendiri merupakan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) di Kejati Jawa Barat.

"Di samping tugasnya sehari-hari sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat di Bandung sampai dengan adanya pejabat definitif diangkat oleh Jaksa Agung Republik Indonesia," kata dia.

Baca Juga: Keluarga Nirina Zubir Jadi Korban Mafia Tanah, Sakit Hati Hingga Rugi Rp 17 Miliar

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puluhan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Jember

Senin, 17 Januari 2022 | 08:30 WIB

Gempa Bumi Banten, BPBD Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 16 Januari 2022 | 17:45 WIB
X