• Sabtu, 13 Agustus 2022

KPK Setor Rp 600 Juta ke Kas Negara dari Perkara OC Kaligis dan Edy Nasution

- Jumat, 12 November 2021 | 22:40 WIB
Dokumentasi Sidang Lanjutan O.C. Kaligis. Terdakwa kasus suap kepada panitera dan hakim PTUN Medan Otto Cornelis Kaligis (kanan) memberikan keterangan saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (11/11). Dalam sidang yang mengagendakan pemeriksaan terdakwa tersebut O. C. Kaligis membantah pernah memberikan uang kepada hakim PTUN Medan Tripeni Irianto.  (ANTARA FOTO/M. Ali Wafa)
Dokumentasi Sidang Lanjutan O.C. Kaligis. Terdakwa kasus suap kepada panitera dan hakim PTUN Medan Otto Cornelis Kaligis (kanan) memberikan keterangan saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (11/11). Dalam sidang yang mengagendakan pemeriksaan terdakwa tersebut O. C. Kaligis membantah pernah memberikan uang kepada hakim PTUN Medan Tripeni Irianto. (ANTARA FOTO/M. Ali Wafa)

 


JAKARTA, harianmerapi.com- Total denda yang dibayarkan dua terpidana kasus korupsi, yaitu pengacara senior Otto Cornelis (OC) Kaligis dan mantan panitera Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat Edy Nasution mencapai Rp 600 juta.


Denda tersebut telah disetorkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke kas negara.


"Tim jaksa eksekusi telah melakukan penyetoran uang ke kas negara sejumlah Rp600 juta dari dua orang terpidana yang putusannya telah berkekuatan hukum tetap," kata Plt. Juru Bicara KPK Ipi Maryati Kuding di Jakarta, Jumat (12/11/2021).

Baca Juga: UKSW Salatiga dan Aruba Jalin Kerja Sama Pengembangan Teknologi

Keduanya adalah O.C. Kaligis sejumlah Rp300 juta berdasarkan putusan Peninjauan Kembali Nomor: 176 PK/PID.SUS/2017 pada tanggal 19 Desember 2017.

Selanjutnya, mantan panitera PN Jakarta Pusat Edy Nasution sejumlah Rp300 juta berdasarkan putusan MA RI Nomor: 1353 K/Pid.Sus/2017 pada tanggal 16 Agustus 2017.

"Penagihan uang denda dari para terpidana akan tetap digencarkan oleh tim jaksa eksekusi sebagai bentuk asset recovery dari hasil tindak pidana korupsi yang telah dinikmati oleh para terpidana tersebut," kata Ipi.

Baca Juga: Ditanya Pencapresan 2024, Anies Baswedan Mengaku Masih Fokus Urus Jakarta

Mahkamah Agung (MA) memotong hukuman terhadap O.C. Kaligis pada tanggal 19 Desember 2019 dari 10 tahun penjara menjadi 7 tahun penjara.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X