• Senin, 24 Januari 2022

Polda Metro Jaya Akan Umumkan Tersangka Baru Kasus Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang, Selasa Besok

- Senin, 27 September 2021 | 19:13 WIB
Menkumham Yasonna Laoly (tengah) meninjau Blok C 2 tempat terjadinya kebakaran di Lapas Dewasa Klas 1 A Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021). Sebanyak 41 warga binaan tewas akibat kebakaran di Blok C 2 Lapas Dewasa Klas 1 Tangerang pada pukul 01.45 WIB Rabu (8/9/2021) dini hari.  (ANTARA FOTO/Yan Sofyan)
Menkumham Yasonna Laoly (tengah) meninjau Blok C 2 tempat terjadinya kebakaran di Lapas Dewasa Klas 1 A Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021). Sebanyak 41 warga binaan tewas akibat kebakaran di Blok C 2 Lapas Dewasa Klas 1 Tangerang pada pukul 01.45 WIB Rabu (8/9/2021) dini hari. (ANTARA FOTO/Yan Sofyan)

JAKARTA, harianmerapi.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya segera mengumumkan tersangka baru dalam kasus kebakaran lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (27/9/2021), mengatakan, pihaknya sudah melakukan gelar perkara terkait persangkaan pasal 187 dan 188 KUHP. Hasilnya dijadwalkan diumumkan pada Selasa (28/9)

Menurut Tubagus Ade Hidayat, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, sebelumnya telah menetapkan tiga petugas Lapas Kelas 1 Tangerang sebagai tersangka yakni RU, S, dan Y, dalam peristiwa kebakaran lapas. Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka atas persangkaan Pasal 359 KUHP tentang kealpaan yang menyebabkan kematian seseorang.

Baca Juga: Polisi Bongkar Praktik Prostitusi Sesama Jenis di Solo. Modusnya Layanan Pijat Plus-plus

Sebanyak 49 orang narapidana tewas dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten, pada Rabu (8/9) dini hari sekitar pukul 01.45 WIB.

Seluruh jenazah korban tewas dalam kebakaran tersebut telah teridentifikasi dan dipulangkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Baca Juga: BEM Seluruh Indonesia Desak KPK Cabut SK Terkait Pemberhentian 57 Pegawai yang Tidak Lolos TWK

Polisi telah memeriksa 53 saksi terkait kasus tersebut, beberapa di antaranya pejabat lapas yakni Kepala Lapas dan Kepala Tata Usaha, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kelapa Bidang Administrasi, Kepala Sub Bagian Hukum, serta Kepala Seksi Keamanan dan Kepala Seksi Perawatan.

Selain pegawai dan pejabat lapas, pihak kepolisian juga turut memeriksa warga binaan beserta saksi dari pihak eksternal seperti petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan personel Dinas Pemadam Kebakaran.*

 

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X