• Jumat, 22 Oktober 2021

Penyidik : Tidak Tertutup Kemungkinan Ada Tersangka Baru Dalam Kasus Kebakaran Lapas Tengerang

- Senin, 20 September 2021 | 18:58 WIB
Pendampingan yang dilakukan Dinkes Kota Tangerang terhadap napi di Lapas Kelas 1 Tangerang usai peristiwa kebakaran yang mengakibatkan 49 napi meninggal dunia. ( ANTARA/ HO-Dinkes Pemkot Tangerang)
Pendampingan yang dilakukan Dinkes Kota Tangerang terhadap napi di Lapas Kelas 1 Tangerang usai peristiwa kebakaran yang mengakibatkan 49 napi meninggal dunia. ( ANTARA/ HO-Dinkes Pemkot Tangerang)

J AKARTA, harianmerapi.com - Penyidik Polda Metro Jaya menyebut tidak tertutup kemungkinan adanya tersangka baru di luar tiga orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang.

Tiga tersangka akan dijerat dengan Pasal 359 tentang kealpaan yang menyebabkan meninggalnya orang lain dan saat ini penyidik akan melakukan gelar perkara Pasal 187 dan 188 KUHP tentang penyebab kebakaran.

"Untuk Pasal 187 dan 188 KUHP akan kita gelarkan untuk menetapkan tersangka, serta dalam perkembangan penyidikan tidak tertutup adanya tersangka lain," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat di Jakarta, Senin (20/9/2021).

Baca Juga: Polisi Minta Keterangan Dari Saksi Ahli Terkait Kebakaran Yang Tewaskan 49 Warga Binaan di Lapas Tangerang

Tubagus kemudian menjelaskan tiga tersangka di atas merupakan pegawai lapas yang bertugas saat terjadinya kebakaran.

"Yang ditetapkan tersangka sementara tiga orang yang semuanya petugas lapas. Inisialnya RU, S dan Y," kata dia.

Sebanyak 49 narapidana tewas dalam kebakaran yang terjadi di Blok C2 Lapas Kelas 1 Tangerang, Banten, pada Rabu (8/9) dini hari sekitar pukul 01.45 WIB.

Baca Juga: Tidak Ingin Kecolongan Lagi, Pemerintah Akan Batasi Pintu Masuk Perjalanan Internasional ke Indonesia

Seluruh jenazah korban tewas dalam kebakaran tersebut telah teridentifikasi dan dipulangkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Secara total pihak kepolisian telah memeriksa 53 saksi dalam kasus tersebut, beberapa diantaranya adalah pejabat Lapas yakni Kepala Lapas dan Kepala Tata Usaha, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Kelapa Bidang Administrasi, Kepala Sub Bagian Hukum, Kepala Seksi Keamanan, dan Kepala Seksi Perawatan.*

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X