• Minggu, 17 Oktober 2021

Kartu Prakerja Jangkau 10,6 Juta Penerima Manfaat, Yang Belum Buruan Ndaftar

- Jumat, 17 September 2021 | 12:36 WIB
 Data Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja. (17/9/2021).  (ANTARA/HO-Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja)
Data Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja. (17/9/2021). (ANTARA/HO-Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja)

JAKARTA, harianmerapi.com - Setelah 1,5 tahun berjalan, program kartu prakerja makin memberi manfaat kepada masyarakat. Berdasar data yang ada, saat ini program kartu parkerja telah menjangkau 10,6 juta penerima manfaat.


Data tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (17/9/2021)
Ia merinci, yakni 5,5 juta peserta pada 2020 serta 5,1 juta penerima Kartu Prakerja pada 2021.

"Pada 16 September 2021, kami kembali membuka pendaftaran baru, yakni Gelombang 21 dengan kuota 754.929 orang," katanya saat memberikan kuliah umum dalam "Forum Pembangunan Indonesia" Magister Ekonomi Kependudukan dan Ketenagakerjaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia bertopik "Peran Program Kartu Prakerja dalam Meningkatkan Keterampilan Kerja," Kamis (16/9).

Baca Juga: Varian C.1.2 Tak Lebih Berbahaya dari Varian VoI, VoC, Ini Penjelasan Peneliti dari BRIN

Mengutip data Badan Pusat Statistik pada 2020, Denni memaparkan, pengangguran dan kemiskinan di Indonesia naik akibat pandemi Covid-19. Pada 2016, jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 27,76 juta atau 10,70 persen dari keseluruhan jumlah penduduk.

Angka itu terus menurun menjadi 24,79 juta atau menyentuh satu angka dari keseluruhan jumlah penduduk (9,22 persen). Namun, akibat pandemi jumlah penduduk miskin kembali meningkat mencapai 27,55 juta (10,19 persen).

Tahun lalu, disampaikan, sebanyak 29,12 juta orang penduduk usia kerja terdampak pandemi Covid-19 dengan rincian 2,56 juta orang berhenti bekerja, 1,77 juta orang sementara tidak bekerja, dan 24,03 juta orang mendapatkan pengurangan jam kerja.

Baca Juga: Jika Anda Hendak Donor Darah, Ini Antara Lain Syaratnya, Hb Normal dan Jangan Begadang

Selain itu, ada 0,76 juta orang yang kemudian mutung tidak lagi bekerja dan tidak juga mencari kerja atau mencoba memulai usaha, antara lain karena melihat lowongan kerja sedikit ataupun jualannya tidak laku.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus Korupsi Bupati Muba. KPK Tahan Empat Tersangka

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 23:03 WIB
X