• Kamis, 23 September 2021

Dua Napi Lapas Padang Menjadi 'Otak' Jaringan Peredaran Ganja

- Rabu, 15 September 2021 | 07:10 WIB
 Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir (tengah) saat menggelar jumpa pers penangkapan tersangka AS pada Senin (30/8/2021).  (ANTARA/FathulAbdi )
Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir (tengah) saat menggelar jumpa pers penangkapan tersangka AS pada Senin (30/8/2021). (ANTARA/FathulAbdi )

PADANG, harianmerpai.com - Dua narapidana yang tengah mendekam di Lembaga Kelas II A Muaro Padang berinisial A (26) dan F (39), menjadi 'otak' jaringan peredaran ganja.

Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) terus membongkar jaringan dari kasus peredaran ganja kering seberat 28 kilogram yang ditangkap di Lubuk Buaya, Kota Padang pada Sabtu (28/8/2021) lalu.

Dari pengusutan itulah akhirnya terungkap bahwa 'otak' atau yang mengendalikan peredaran ganja tersebut adalah dua narapidana A (26) dan F (39).

Baca Juga: Demi Pemulihan Ekonomi, Perbaikan Infrastruktur di Medan Kejar Kualitas

"Dari penelusuran kami akhirnya terungkap bahwa pengendali kurirnya berada di Lapas Padang, pada Jumat kemarin kami telah menjemput A dan F untuk diperiksa," kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Padang AKP Dedy Adriansyah Putra, di Padang, Selasa (14/9/2021).

Ia mengatakan itu merupakan pemeriksaan pertama terhadap dua narapidana yang kini statusnya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kendati telah ditetapkan sebagai tersangka, polisi tidak menahan A dan F karena keduanya kini mendekam di Lapas Muaro Padang.

Baca Juga: Ronldo Cetal Gol, Namun Manchester United Dibekuk Young Boys 1-2

"Jadi karena masih di Lapas kami tidak menahan, kemungkinan mereka akan kami periksa lagi nanti untuk pelengkapan berkas," jelasnya.

Tersangka A diketahui merupakan narapidana kasus narkotika dan dihukum 10 tahun, sedangkan F juga terjerat kasus narkotika dengan hukuman 6 tahun.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paha Siswi SMK di Palangka Raya Kena Peluru Nyasar

Selasa, 21 September 2021 | 08:55 WIB
X