• Rabu, 20 Oktober 2021

11.546 Usulan Bansos dari Warga Ditolak Pemkot Surabaya

- Senin, 13 September 2021 | 09:51 WIB
Dua petugas Pemkot Surabaya sedang menata bantuan sosial (banso) di Posko Surabaya Peduli yang ada di halaman Balai Kota Surabaya.  (ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)
Dua petugas Pemkot Surabaya sedang menata bantuan sosial (banso) di Posko Surabaya Peduli yang ada di halaman Balai Kota Surabaya. (ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

SURABAYA, harianmerapi.com - Pemerintah Kota Surabaya menolak sebanyak 11.546 usulan bantuan sosial (bansos) dari warga karena setelah dicek warga tersebut sudah mendapatkan bansos dari instansi pemerintah yang lain.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya M. Fikser di Surabaya, Senin (13/9/2021), mengatakan, sejak aplikasi Usul Bansos diluncurkan pada Agustus 2021, ada sebanyak 29.284 usulan bansos yang diajukan pemohon melalui aplikasi itu.

"Dari total jumlah 29.284 usulan bansos tersebut, sebanyak 6.187 di antaranya telah diterima. Sedangkan 11.546 usulan ditolak dan 11.551 lainnya belum diverifikasi," kata Fikser.

Baca Juga: Pendekar Dikeroyok hingga Tewas, Lima Pelaku Diringkus, Satu Lainnya Masih Diburu Polrestabes Surabaya

Fikser menyatakan, bahwa sebanyak 6.187 usulan bansos yang sudah diterima itu, rencananya akan mendapatkan bantuan dalam seminggu ini. Saat ini, pemkot sedang menyiapkan distribusi paket bantuan.

Sedangkan 11.546 usulan yang ditolak, kata Fikser, itu disebabkan karena setelah dicek, warga tersebut sebelumnya sudah mendapatkan bantuan, seperti bantuan BST (Bantuan Sosial Tunai), PKH (Program Keluarga Harapan), BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dari Kementerian Sosial (Kemensos) maupun sembako dari Pemkot Surabaya serta Pemerintah Provinsi Jatim.

"Kenapa ditolak? Karena setelah dicek warga tersebut sudah mendapatkan bantuan sosial. Karena di dalam aplikasi Usul Bansos ini juga terkoneksi dengan aplikasi yang sudah dimiliki pemkot sebelumnya. Seperti aplikasi bansos atau e-pemutakhiran data," kata Fikser.

Baca Juga: Jejak Pelarian Pembunuh Ditariyana: Naik Motor dari Yogya ke Surabaya, Lanjut Menyeberang ke Kalimantan

Mantan Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya itu mencontohkan, misalnya warga bernama A itu diusulkan oleh tetangganya agar mendapatkan bansos. Namun secara sistem, Nomor Induk Kependudukan (NIK) si A tersebut telah tercatat masuk di dalam data penerima bantuan dari provinsi, Kemensos atau Pemkot Surabaya. Maka, secara otomatis, sistem dalam aplikasi Usul Bansos akan menolak nama tersebut.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kota Samarinda Dikepung Banjir

Senin, 18 Oktober 2021 | 11:50 WIB

KPK Kembali Lakukan OTT di Sumatera Selatan

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 07:25 WIB
X