• Selasa, 26 Oktober 2021

Kejagung Tidak Gentar Seret Siapapun Yang Miliki Hubungan Dengan Tersangka Korupsi Asabri

- Jumat, 10 September 2021 | 18:48 WIB
Mantan Dirut Asabri periode 2016-2020 Sonny Widjaja (kiri) meninggalkan ruang sidang usai menjalani sidang lanjutan kasus korupsi PT Asabri di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (30/8/2021). Sidang kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT AsabriÊitu beragendakan pembacaan tanggapan dari Jaksa Penuntut Umum.  (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Mantan Dirut Asabri periode 2016-2020 Sonny Widjaja (kiri) meninggalkan ruang sidang usai menjalani sidang lanjutan kasus korupsi PT Asabri di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (30/8/2021). Sidang kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT AsabriÊitu beragendakan pembacaan tanggapan dari Jaksa Penuntut Umum. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

JAKARTA, harianmerapi.com - Tim Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) mencari aktor intelektual dalam skandal megakorupsi PT Asabri (Persero). Kejagung tidak gentar untuk menyeret siapa pun yang memiliki hubungan dengan para tersangka korupsi yang merugikan keuangan negara Rp22,78 triliun

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Korupsi (Jampidsus) Kejagung RI Supardi dalam keterangan tertulis yang diterima, di Jakarta, Jumat (10/9/2021), menyatakan, pihaknya sedang menelusuri para pihak yang diduga mendapat keuntungan dari pengelolaan keuangan dan dana investasi di perusahaan asuransi TNI-Polri yang dikorupsi ini.

"Tunggu progres penyidikan berikutnya. Punya hubungan dengan pihak siapa pun yang penting ada alat bukti yang mendukungnya, kami dalami," kata Supardi seraya menambahkan bahwa pihaknya bekerja profesional dan transparan dalam mengusut kasus Asabri.

Baca Juga: Mentan Pastikan Stok dan Kapasitas Pupuk Untuk Genjot Produktifitas Pertanian

Tim penyidik, kata Supardi, bekerja dengan gigih menyeret semua pihak dibuktikan dengan penetapan tersangka baru, yakni Teddy Tjokrosaputro yang merupakan Presiden Direktur PT Rimo International Lestari, partner sekaligus sebagai adik kandung dari tersangka Benny Tjokrosaputro sebagai pemegang saham RIMO.

Teddy ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi sekaligus tindak pidana pencucian uang (TPPU) pada Kamis (26/8) lalu.

Dalam kasus Asabri ini, ada sejumlah aktor yang merupakan emiten yang diduga terlibat namun belum diproses secara hukum.

Baca Juga: Jangan Lakukan 'Self-Diagnosis'. Sangat Berbahaya Jika Tidak Mendapatkan Penanganan Yang Tepat

Terlihat sejumlah emiten saham yang sampai hari ini sahamnya di Asabri bahkan melebihi batas ketentuan di atas 5 persen.

Berdasarkan informasi KSEI yang telah dimuat di berbagai media, dapat terbaca sejumlah emiten dengan persentase jumlah kepemilikan saham di atas ketentuan, namun belum tersentuh hukum, dapat dibagi dalam dua kelompok kuat.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mau Terbang, Ini Aturan Terbaru dari Kemenhub

Jumat, 22 Oktober 2021 | 14:12 WIB
X