• Selasa, 19 Oktober 2021

Penahanan Dinilai Tak Sah, Belasan Nasabah yang Dituduh Bobol Bank Jateng Praperadilankan Polda Jateng

- Kamis, 9 September 2021 | 13:44 WIB
Arsip-Suasana sidang gugatan nasabah terhadap Bank Jateng di Pengadilan Negeri Semarang, Kamis.  (ANTARA/ I.C.Senjaya)
Arsip-Suasana sidang gugatan nasabah terhadap Bank Jateng di Pengadilan Negeri Semarang, Kamis. (ANTARA/ I.C.Senjaya)


SEMARANG, harianmerapi.com - Ini fenomena baru dalam kejahatan perbankan. Sebanyak 13 nasabah terduga pembobolan Bank Jateng mempraperadilankan Direktur Reserse Kriminal Polda Jawa Tengah atas penetapan tersangka dan penahanan mereka.

Juru Bicara PN Semarang Eko Budi Supriyanto, di Semarang, Kamis (8/9/2021), membenarkan gugatan praperadilan tersebut telah didaftarkan.

"Sudah didaftarkan. Jadwal sidang dan hakim tunggal yang akan menyidangkan juga sudah ditentukan," katanya.

Baca Juga: 4 Orang, Salah Satunya Balita, Tewas dalam Kecelakaan di Tanjakan Sigarbencah Semarang

Sebanyak 13 nasabah Bank Jateng ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng.

Ke-13 nasabah tersebut masing-masing Suparno, Moh Ishomuddin Al Haq, Moh Bahauddin Al Haq, Nurhadi, Supriyono, Mustofa, Thozali, Masyithoh, Dyah Ayu Fitri Ambarwati, Karomah, Imroah, Sri Muningsih, serta Romdlonah.

Sebanyak 13 orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan atas tindak pidana transfer dana dan pencucian uang.

Baca Juga: Kominfo Umumkan 10 Sektor Prioritas Transformasi Digital, Simak Apa Saja

Dalam permohonannya, ke-13 tersangka meminta PN Semarang menyatakan penetapan tersangka dan penahanan terhadap mereka tidak sah.

Ke-13 nasabah Bank Jateng asal Pati itu juga sempat menggugat bank milik Pemerintah Daerah Jawa Tengah itu secara perdata ke PN Pati.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Terkini

X