• Selasa, 26 Oktober 2021

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2,5 Km ke Arah Barat Daya

- Rabu, 1 September 2021 | 12:06 WIB
Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan awan panas guguran sejauh 2.500 meter ke arah barat daya pada Rabu (1/9).  (ANTARA/HO/BPPTKG)
Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan awan panas guguran sejauh 2.500 meter ke arah barat daya pada Rabu (1/9). (ANTARA/HO/BPPTKG)

YOGYA, harianmerapi.com - Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur 2.500 meter atau 2,5 km ke arah barat daya, Rabu (1/9/2021).


Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida , Rabu, menyebutkan awan panas guguran itu terjadi pada pukul 10.13 WIB dengan tinggi kolom 600 meter arah ke barat.

"Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 42 mm dan durasi 195 detik," kata dia.

Baca Juga: Teddy Adhitya Rilis 'Semestinya', Pencarian Kembali Jati Diri yang Terlupakan


Ia menjelaskan pada periode pengamatan pukul 00.00 sampai 06.00 WIB, gunung api aktif itu juga mengeluarkan guguran lava pijar lima kali dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke barat daya.

Selain itu, gunung itu juga tercatat mengalami 45 kali gempa guguran dengan amplitudo 4-18 mm selama 20-119 detik, 40 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-5 mm selama 8.8-13.24 detik, tujuh gempa frekuensi rendah dengan amplitudo 3-4 mm dengan durasi 8.72-9.56 detik.


Selanjutnya, satu kali gempa fase banyak dengan amplitudo 5 mm selama 7.64 detik dan satu kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3 mm selama 43.6 detik.

Baca Juga: Masyarakat Disiplin Prokes, Status PPKM Kota Semarang Turun Lagi ke Level 2

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level III atau siaga.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Hari Ini, Jogja Nihil Kasus Meninggal Akibat Covid-19

Kamis, 21 Oktober 2021 | 16:48 WIB

MCCC Teguhkan Gerakan Jaga Kyai dan Santri

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:20 WIB
X