HARIAN MERAPI – Sebanyak 9.320 siswa jenjang SMP dan 8.182 siswa jenjang SD di Kabupaten Temanggung mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang difasilitasi Dinas Pendidikan dan Kepemudaan setempat.
Hal tersebut disampaikan Ketua Posko TKA Kabupaten Temanggung, Isro Hendar, saat ditemui di ruang kerjanya Temanggung, Kamis (9/4/2026)
Dia mengatakan Program TKA dilaksanakan sebagai upaya mengukur capaian pembelajaran siswa secara terstandar. "Peserta jenjang SMP merupakan siswa kelas IX, sedangkan jenjang SD diikuti siswa kelas VI dari seluruh wilayah Kabupaten Temanggung," kata dia.
Baca Juga: Bikin Haru dan Bangga, 4 Anak Berkewarganegaraan Ganda Resmi Pilih Jadi Warga Negara Indonesia
Isro Hendar menjelaskan, pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan pelaksanaan berjalan lancar. Salah satunya dengan berkoordinasi dengan PLN agar tidak terjadi pemadaman listrik selama ujian berlangsung.
Selain itu, Dinas Pendidikan juga menggandeng penyedia layanan internet seperti IndiHome. Hal ini dilakukan untuk menjaga kestabilan jaringan, mengingat sebagian besar sekolah menggunakan layanan tersebut sebagai penunjang pelaksanaan ujian berbasis digital.
Menurutnya, pelaksanaan TKA jenjang SMP telah lebih dahulu dilaksanakan. Sementara itu, untuk jenjang SD dijadwalkan berlangsung pada 20 April 2026.
Karena tidak semua sekolah memiliki fasilitas yang sama, pelaksanaan TKA dibagi dalam beberapa sesi dan gelombang. Untuk jenjang SMP, gelombang pertama diikuti 79 sekolah, gelombang kedua 3 sekolah, dan gelombang ketiga 1 sekolah.
Baca Juga: PKPA Batch I UNY - Peradi Bantul Resmi Dibuka, Cetak Calon Advokat Profesional dari Berbagai Daerah
Dia mengatakan jenjang SD dibagi menjadi empat gelombang, yakni 205 sekolah pada gelombang pertama, 139 sekolah gelombang kedua, 78 sekolah gelombang ketiga, dan 32 sekolah pada gelombang keempat.
Isro Hendar menambahkan, TKA bersifat tidak wajib sehingga masih ada siswa yang tidak mengikuti. Pada jenjang SMP terdapat dua siswa tidak hadir, sedangkan pada jenjang SD tercatat 69 siswa tidak mengikuti karena berbagai alasan, termasuk belum adanya persetujuan dari orang tua.
Bupati Temanggung Agus Setyawan mengatakan dengan TKA menjadi mengetahui kemampuan akademik siswa, hadapannya hasilnya bisa menjadi perhatian bersama untuk peningkatan kampuan siswa. (*)