Guna Bantu Warga Cegah Banjir, Pemdes Gumpang Sukoharjo Keruk Sedimentasi Saluran Air

photo author
Wahyu Imam Ibadi, Harian Merapi
- Minggu, 15 Juni 2025 | 16:50 WIB
Pemdes Gumpang Kartasura Sukoharjo keruk sedimentasi pasir dan sampah di saluran air.  (Wahyu imam ibadi)
Pemdes Gumpang Kartasura Sukoharjo keruk sedimentasi pasir dan sampah di saluran air. (Wahyu imam ibadi)

Sebagai upaya mencegah banjir dilakukan selain pengerukan sedimentasi, juga perbaikan pintu air dan pemasangan pompa air.

Pemdes Gumpang Kartasura meminta kepada masyarakat juga ikut membantu menjaga lingkungan dengan gotong royong membersihkan saluran air dan memperketat pengawasan agar tidak terjadi pelanggaran pembuangan sampah ke saluran air.

"Masyarakat kami juga minta gotong royong membersihkan lingkungan seperti saluran air. Termasuk mencegah agar tidak ada pelanggaran sampah di buang ke saluran air hingga berdampak penyumbatan," lanjutnya.

Keterlibatan masyarakat penting dilakukan mengingat sejumlah titik wilayah banjir akibat saluran air tersumbat berada di lingkungan perumahan. Warga di perumahan dinilai kurang memiliki kepedulian membersihkan lingkungan.

Baca Juga: Pelajar duel sampai mati, siapa peduli ?

"Warga tinggal di perumahan kami minta kesadarannya membantu membersihkan lingkungan termasuk saluran air," lanjutnya.

Dwi Nuryanto mengatakan, aliran air yang lancar di saluran juga dapat membantu mencegah munculnya penyakit. Sebab sumbatan dan terjadinya genangan air dapat memicu DBD.

"Genangan air dapat membuat perkembangbiakan nyamuk menjadi cepat dan rawan penyakit DBD. Jangan sampai jentik nyamuk muncul di sekitar saluran yang tersumbat," lanjutnya.

Warga Gumpang Kartasura, Sigit mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemdes Gumpang, Kartasura dalam membantu masyarakat mengatasi masalah banjir berupa pengerukan sedimentasi. Nantinya setelah seluruh saluran air dikeruk dan aliran menjadi lancar maka masyarakat juga diminta ikut membantu menjaga dan merawat agar tidak terjadi lagi sumbatan.

Baca Juga: Menilik Kisah Sukses Baker’s Gram, UKMK Bidang Kuliner yang Dapat Dukungan Penuh BRI dan Rumah BUMN

"Dengan dilakukan pengerukan maka daya tampung air di saluran menjadi lebih banyak dan mencegah banjir. Selain itu air juga dapat mengalir lancar sehingga tidak meluap ke sekitar," ujarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo, mengatakan, BPBD Sukoharjo saat ini kebanjiran permintaan dari masyarakat baik warga di lingkungan RT/RW hingga desa dan kelurahan untuk membersihkan aliran sungai dan drainase.

Kondisi sungai dan drainase tersebut mengalami masalah karena aliran air tidak lancar akibat tersumbat sampah dan sedimentasi tanah.

Baca Juga: Jika Israel ulangi serangan, ini ancaman Presiden Iran untuk membalas lebih keras

Masalah muncul karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Sebab masih banyak ditemukan warga yang membuang sampah sembarangan termasuk di aliran sungai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Pemkab Sukoharjo awasi ketat ASN saat WFH

Minggu, 12 April 2026 | 12:00 WIB
X