Terima instruksi Pusat, Pemkab Sukoharjo waspadai kasus Covid-19 muncul Lagi

photo author
Wahyu Imam Ibadi, Harian Merapi
- Kamis, 12 Juni 2025 | 16:15 WIB
Ilustrasi - COVID-19.  (ANTARA/HO-Kemenkes)
Ilustrasi - COVID-19. (ANTARA/HO-Kemenkes)

HARIAN MERAPI - Pemkab Sukoharjo mewaspadai kasus Covid-19 atau virus Corona muncul lagi. Kewaspadaan dilakukan setelah daerah menerima instruksi dari pemerintah pusat dalam bentuk surat edaran (SE).

Bentuk kewaspadan akan dilakukan dengan penerapan kembali protokol kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo Tri Tuti Rahayu, Kamis (12/6/2025) mengatakan, Pemkab Sukoharjo sudah menerima instruksi kewaspadan meningkatnya kembali kasus Covid-19 dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Instruksi tersebut diterima daerah dalam bentuk SE.

Pemkab Sukoharjo melalui DKK menindaklanjuti SE dengan menyiagakan layanan kesehatan seperti Puskesmas di seluruh wilayah di Kabupaten Sukoharjo. Kesiapsiagaan dilakukan Puskemas baik dari sisi alat dan tenaga kesehatan.

Baca Juga: PHRI DIY gelar Table Top di Malang Jawa Timur, ini harapannya

Khusus untuk tenaga kesehatan dan dokter diminta membantu memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait kewaspadaan kemungkinan munculnya kembali kasus Covid-19. Meski demikian, masyarakat diminta tidak panik dan tetap menjaga perilaku hidup sehat dengan menerapkan protokol kesehatan.

"SE dari Kementerian Kesehatan tersebut berupa permintaan kepada setiap pemerintah daerah kembali menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 menyusul disejumlah negara Asia Tenggara ditemukan peningkatan kasus Covid-19," ujarnya.

Temuan kasus Covid-19 di negara lain menjadi penanda bentuk kewaspadan di Indonesia dan Kabupaten Sukoharjo. Selain itu, terpenting juga sebagai antisipasi terjadi penularan virus di Sukoharjo.

"Secara umum Covid-19 sekarang belum ditemukan di Jawa Tengah atau Sukoharjo. Belum ada kasus. Tapi tetap dilakukan kewaspadan dan antisipasi," lanjutnya.

Baca Juga: Tegas cabut izin tambang Raja Ampat, Wakil Ketua DPRD DIY: Suara rakyat suara Prabowo

DKK Sukoharjo saat ini memastikan seluruh tenaga kesehatan dan Puskemas sudah siaga terjadinya kasus Covid-19. Bentuk pencegahan dan antisipasi dilakukan sama seperti saat kali pertama virus Corona muncul sekitar tahun 2020 lalu.

"Upaya pencegahan tetap dilakukan dan tenaga kesehatan termasuk masyarakat sudah punya pengalaman dimana kasus virus Corona muncul tahun 2020. Protokol kesehatan yang saat itu diterapkan secara ketat bisa dilakukan lagi sekarang," lanjutnya.

Sebagai bentuk upaya kewaspadan munculnya kembali kasus Covid-19, DKK Sukoharjo nantinya berencana mengaktifkan kembali posko atau satuan tugas (satgas) khusus Covid-19. Langkah tersebut nantinya baru akan diambil apabila sudah terjadi temuan kasus virus Corona di Sukoharjo.

"Kami lihat situasi dulu dengan tetap meminta masyarakat menjaga perilaku hidup bersih dan sehat dan protokol kesehatan. Dimulai dari dasar anak hingga lanjut usia," lanjutnya.

DKK Sukoharjo juga mendorong masyarakat tetap memenuhi kebutuhan gizi dengan makan makanan seimbang. Langkah ini diambil sebagai bentuk menjaga tubuh sehat agar terhindar atau tidak mudah terserang virus Corona. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Pemkab Sukoharjo awasi ketat ASN saat WFH

Minggu, 12 April 2026 | 12:00 WIB
X