Tingkatkan produksi perikanan, Sleman terapkan berbagai teknologi untuk produksi ikan air tawar

photo author
Awan Turseno, Harian Merapi
- Jumat, 10 November 2023 | 16:55 WIB
Kepala Dinas Pertanian, Pangan Dan Perikanan Kabupaten Sleman, Suparmono.  (Awan Turseno)
Kepala Dinas Pertanian, Pangan Dan Perikanan Kabupaten Sleman, Suparmono. (Awan Turseno)

HARIAN MERAPI - Kabupaten Sleman selama ini dikenal sebagai penyuplai ikan air tawar terbesar di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hampir sebanyak 65 persen ikan air tawar konsumsi yang dibutuhkan masyarakat di wilayah DIY berasal dari petani ikan Sleman.

Hal ini menjadi peluang besar bagi pembudidaya ikan air tawar di Sleman untuk terus mengembangkan usahanya guna memenuhi kebutuhan masyarakat yang saat ini masih kekurangan.

Baca Juga: Indonesia berpotensi jadi negara terkemuka untuk sepak bola, ini alasannya

Menurut Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Suparmono, salah satu kendala utama bagi pembudaya ikan karena terus meroketnya harga pakan ikan pabrikan.

Hal ini berdampak signifikan karena keuntungan menjadi rendah, bahkan rugi.

“Salah satu kendala utama pembudaya ikan adalah harga pakan yang naik terus. Kondisi ini harus disiasati dengan pembembangan dan penerapan teknologi tepat guna,” kata Suparmono, Jumat (10/11/2023).

Dijelaskan, beberapa penerapan teknologi tersebut dengan menggunakan kincir atau lebih dikenal Sistem Budidaya Ikan dengan Kincir Air (Sibudidikucir), microbubble kolam deras maupun yang lain.

Baca Juga: Pelaku Pencurian Sepeda Diamankan Polsek Depok Barat, Ini Kronologinya

Teknologi ini bertujuan meningkatkan jumlah oksigen air sehingga dapat memaksimalkan kepadatan ikan di kolam dengan per meter 40 ekor.

Begitu pula penerapan adopsi teknologi digital berbasis teknologi Internet of Thing Microbubble Generator Banoo.

Penggunanaan microbubble generator Banoo ini mampu menghasilkan kadar oksigen di dalam air yang jauh lebih tinggi.

Baca Juga: Firli Bahuri bantah hindari pemeriksaan di Polda Metro Jaya, ini alasannya tak datang

Kondisi ini membuat ikan menjadi lebih sehat, nafsu makan bertambah sehingga produksi ikan meningkat hingga 40 persen dan masa panen menjadi lebih pendek.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X