Bawaslu Ingin Mahasiswa Ikut Sosialisasi Penanganan Pelanggaran Pemilu

photo author
Arif Zaini Arrosyid, Harian Merapi
- Senin, 18 September 2023 | 07:30 WIB
Bawaslu membutuhkan peran mahasiswa dalam memastikan penyelenggaraan pemilu berjalan baik.  (Istimewa)
Bawaslu membutuhkan peran mahasiswa dalam memastikan penyelenggaraan pemilu berjalan baik. (Istimewa)

HARIAN MERAPI - Bawaslu meminta mahasiswa terlibat sosialisasi penanganan pelanggaran pemilu.

Anggota Bawaslu Puadi mengatakan Bawaslu membutuhkan peran mahasiswa dalam memastikan penyelenggaraan pemilu berjalan baik, tetapi juga memastikan keadilan pemilu tetap terjaga.

"Mahasiswa merupakan salah satu elemen yang harus dilibatkan dalam pesta demokrasi," kata Puadi, sebagaimana diunggah di laman Bawaslu.

Baca Juga: Penjelasan Menteri Bahlil Terkait Percepatan Proyek Rempang Eco-City yang Terkesan Terburu-buru

Dia mengatakan Bawaslu gencarkan sosialisasi pengawasan, dengan sasaran berbagai elemen. Di antaranya Sosialisasi Pengawasan Tahapan Pemilu 2024, di Kantor Bawaslu Jakarta Utara, Jumat, (15/9/2023).

Anggota Bawaslu provinsi DKI periode 2018-2022 ini menambahkan, terdapat beberapa alasan mengapa pemilu harus diawasi dan selalu dalam status siaga pengawasan. Pertama, mencegah terjadinya kecurangan.

Kedua, lanjutnya memastikan hak suara warga negara serta ketiga, meningkatkan kepercayaan publik.

Baca Juga: Polisi Panggil Ulang Pemeriksaan Pemeran Film Dewasa

Dikatakan pelaksanaan fungsi pencegahan dan penindakan yang diperankan oleh Bawaslu adalah bagian dari ikhtiar untuk menjamin terwujudnya keadilan pemilu dalam suatu proses pemilu.

"Hal ini sejalan dengan nilai perjuangan Bawaslu dalam pemilu," ungkapnya.

Puadi mengatakan pemilu harus menjadi ajang untuk memperkuat persatuan dan kesatuan, bukan untuk memecah belah masyarakat.

"Oleh karena itu, diperlukan partisipasi aktif seluruh pihak dalam membangun budaya pemilu yang harmoni dan damai, serta menjaga keberlangsungan demokrasi di Indonesia, termasuk bagi pemilih yang ada di luar negeri," ungkapnya.

Puadi mengatakan dalam budaya pemilu yang harmoni, semua pihak harus saling menghormati, menjaga kepercayaan, dan mengedepankan kepentingan bangsa.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ikan sapu-sapu, Pram dan ekosistem lingkungan

Selasa, 14 April 2026 | 16:00 WIB
X