Dokter Reisa Ungkap Mitos Seputar Sunat, Benarkah Anak Menjadi Lebih Cepat Tinggi dan Besar

- Senin, 22 November 2021 | 21:56 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr. Reisa Broto Asmoro dalam jumpa pers virtual yang dihelat pada Rabu (15/9/2021).  (ANTARA/TL/Arnidhya Nur Zhafira)
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr. Reisa Broto Asmoro dalam jumpa pers virtual yang dihelat pada Rabu (15/9/2021). (ANTARA/TL/Arnidhya Nur Zhafira)

 


JAKARTA, harianmerapi.com- Benarkah sunat membuat anak lebih cepat tinggi dan besar ? Atau, ini hanyalah mitos belaka ?


Kepala Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Indonesia, dr. Reisa Broto Asmoro menjawabnya. Ia mengungkap sejumlah mitos yang masih beredar di masyarakat seputar sirkumsisi atau sunat.

Salah satu mitos ini yakni sunat bisa membuat anak lebih cepat tinggi dan besar sehingga perlu menunggu anak pubertas dulu.

Baca Juga: Pledoi Nani Belum Siap, Sidang Sate Sianida Ditunda Pekan Depan

"Paling sering mitos seputar sunat anak yang disunat lebih cepat tingginya, atau kalau disunatnya tunggu puber dulu ya. Macam-macam mitos yang beredar," kata dia dalam sebuah webinar kesehatan, Senin (22/11/2021).

Reisa menjelaskan, sirkumsisi bersifat anatomis sehingga tidak akan mempengaruhi pertumbuhan, tumbuh kembang dan lainnya. Orang tua tidak perlu ragu atau takut mengajak anak mereka disunat mengingat manfaatnya dari sisi kesehatan.

 

"Jadi tidak perlu takut, ragu. Bahkan saya setuju, untuk mencegah penyakit-penyakit medis, sunat secepatnya," jelas dia.

Baca Juga: Pencuri Spesialis Rumah dan Kos di Jogja Gembol Ratusan Kunci Kemana-mana, Ini Penampakannya

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X