Bila Anda merasakan nyeri otot tak wajar usai berolahraga, hati-hati jangan-jangan ada masalah ini

photo author
Hudono, Harian Merapi
- Jumat, 17 April 2026 | 11:00 WIB
Dokter spesialis kedokteran olahraga dr. Zeth Boroh, Sp.KO, ALK dalam acara temu media di Jakarta, Kamis (16/4/2026).   (ANTARA/Sri Dewi Larasati)
Dokter spesialis kedokteran olahraga dr. Zeth Boroh, Sp.KO, ALK dalam acara temu media di Jakarta, Kamis (16/4/2026).  (ANTARA/Sri Dewi Larasati)

HARIAN MERAPI - Bila setelah berolahraga Anda mengalami nyeri otot, hati-hati jangan-jangan ada masalah serius Kesehatan.

Waspadai bila ada rasa nyeri yang tidak wajar Ketika selesai berolahraga.Simak penjelasan ahli Kesehatan berikut ini.

Dokter spesialis kedokteran olahraga dr. Zeth Boroh, Sp.KO, ALK menyampaikan tanda-tanda nyeri otot yang tidak wajar setelah berolahraga, yang kemungkinan berkaitan dengan cedera.

Baca Juga: Penyisihan Grup A Piala AFF U-17 2026: Timnas Indonesia U-17 Ditekuk Malaysia 0-1

"Nyeri otot itu kan banyak. Nyeri otot yang tidak wajar yang kita asosiasikan dengan injury (cedera)," kata lulusan Universitas Indonesia itu dalam acara temu media di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan bahwa nyeri otot di antaranya bisa berupa kram ataupun Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS).

Kram terjadi akibat kontraksi otot mendadak, yang menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan. Sementara nyeri otot yang disebut DOMS biasanya mulai terasa pada 12 sampai 24 jam pertama setelah latihan olahraga.

Menurut dr. Zeth, nyeri otot masih tergolong wajar kalau berlangsung selama satu sampai dua hari. Nyeri otot yang berlangsung terus menerus selama lebih dari tiga hari dinilai tidak wajar.

Baca Juga: Tujuh Indikator Kebahagiaan Hidup

"Kalau nyerinya cuma 1-2 hari, itu kram atau DOMS, yang itu hilang setelah tiga hari. Tapi, kalau tidak wajar itu, kalau terus-menerus, nah itu berarti suatu injury," ia menjelaskan.

Dokter Zeth menyampaikan bahwa rasa nyeri merupakan gejala paling umum cedera ringan.

"Itu yang kadang tidak dikenali oleh sport enthusiast. Mereka pikir 'no pain, no gain'. Padahal jangan sampai nyeri, itu adalah suatu awal dari cedera," katanya.

Oleh karena itu, ia melanjutkan, kalau merasakan nyeri otot saat berolahraga sebaiknya tidak memaksakan diri untuk melanjutkan latihan.

"Kalau ada nyeri, itu menandakan cedera, walaupun itu ringan, istirahat," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Hudono

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X