Jamaah haji dengan komorbiditas perlu menjaga kesehatan saat menjalankan ibadah di Tanah Suci, ini kiatnya

photo author
Hudono, Harian Merapi
- Minggu, 12 April 2026 | 08:00 WIB
Arsip Foto - Petugas medis memeriksa kesehatan calon haji di Asrama Haji Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (1/5/2025).  (ANTARA FOTO/Arnas Padda)
Arsip Foto - Petugas medis memeriksa kesehatan calon haji di Asrama Haji Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (1/5/2025). (ANTARA FOTO/Arnas Padda)



HARIAN MERAPI - Ahli Kesehatan menyaranian calon jamaah haji yang memiliki komorbiditas untuk lebih menjaga Kesehatan selama di Tanah Suci.


Bagaimana cara menjaga Kesehatan bagi anggota jamaah haji dengan komorbiditas, berikut kiatnya.

Perhimpunan Kedokteran Haji Indonesia (PERDOKHI) membagikan kiat-kiat untuk menjaga kesehatan bagi anggota jamaah haji dengan komorbiditas, antara lain dengan menjaga makan dan berolahraga secara teratur.

Baca Juga: Delapan indikator keterampilan sosial anak usia dini

"Pertama memelihara status istitha’ah-nya dengan melakukan olahraga teratur, asupan makanan bergizi, dan menghindari makanan pemicu hiperkolesterolemia," kata Ketua Umum PERDOKHI Dr. dr. Syarief Hasan Lutfie, SpKFR, MARS, AIFO–K saat dihubungi ANTARA pada Jumat.

Dia menyarankan anggota jamaah haji dengan penyakit penyerta mengonsumsi makanan dengan kandungan gizi seimbang yang mencakup nasi, ikan, daging, telur, serta sayur dan buah kaya serat.

Menurut dia, anggota jamaah haji dengan komorbiditas sebaiknya menghindari makanan yang bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah seperti makanan yang terlalu asin atau terlalu manis serta makanan bersantan.

Selain itu, anggota jamaah haji sebaiknya berusaha memenuhi kebutuhan cairan dengan minum air putih agar tubuh tetap terhidrasi.

Baca Juga: Syawalan Keluarga Besar Syailendra Yogyakarta, anggota DPRD Sleman sumbang lagu berjudul Birunya Cinta, berikut liriknya

"Jangan lupa untuk meminum vitamin atau suplemen setiap hari," kata dr. Syarief.​​​​​​​

Anggota jamaah haji disarankan pula untuk menyiapkan diri dengan rutin melakukan aktivitas fisik selama 40 sampai 60 menit sehari minimal tiga kali sepekan sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

Opsi latihan fisik yang bisa dijalankan mencakup jalan kaki, berenang, berlari, atau bersepeda jika mampu.

Syarief juga mengingatkan anggota jamaah haji dengan komorbiditas untuk menyiapkan bekal obat dan tetap minum obat secara teratur sesuai anjuran tenaga medis.

Anggota jamaah haji dianjurkan membawa bekal obat yang diperlukan selama berada di Arab Saudi sampai kembali ke Indonesia. Bekal obat sebaiknya ditaruh di tempat khusus yang mudah dijangkau.​​​​​​​

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hudono

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X