Kisah Nur Listiani, wirausaha muda raih gelar doktor di UKSW Salatiga, motto 'belajarlah sampai mati'

photo author
Edy Susanto HM, Harian Merapi
- Minggu, 10 Maret 2024 | 15:55 WIB
Nur Listiani raih gelar doktor manajemen UKSW Salatiga  (Dok. UKSW Salatiga)
Nur Listiani raih gelar doktor manajemen UKSW Salatiga (Dok. UKSW Salatiga)

HARIAN MERAPI - Wirausaha muda bernama Nur Listiani memiliki kisah tersendir dalam meraih gelar Doktor Manajemen dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW).

Usianya baru akan menginjak 30 tahun, tetapi kenapa harus ‘ngebut’? Nur Listiani berkisah banyak. Mottonya pun tak tanggung, yakni belajarlah sampai mati.

Pada Jumat (8/3/2024) sore lalu, perempuan yang berprofesi dalam bidang wirausaha ini menjalani yudisium Prodi Doktor Manajemen FEB. Sidang yudisium dipimpin oleh Dekan FEB UKSW Salatiga, Yefta Andi Kus Noegroho, S.E di Ruang Probowinoto Gedung G.

Promotor yang hadir Prof. Supramono, S.E., MBA., DBA., Ko-promotor Prof. Dr. Theresia Woro Damayanti, S.E., M.Si., Akt., CA., dan Dr. Yeterina Widi Nugrahanti, S.E., M.Acc., serta Penguji Prof. Apriani Dorkas Rambu Atahau, S.E., M.Com., Ph.D, dan Dr. Maria Rio Rita, S.E., M.Si.

Baca Juga: Nikmati Suasana Jogja dan sekitarnya dengan mobil VW klasik, bisa pilih VW Kodok, Kombi dan Safari

Nur Listiani memaparkan disertasi berjudul Managerial Overconfidence: Sumber dan Imbasnya Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Manufaktur Indonesia Periode 2010 – 2019).

Ia berharap penelitiannya dapat memberikan wawasan yang berharga bagi para pengambil keputusan di perusahaan manufaktur di Indonesia serta bagi investor yang berencana untuk berinvestasi di bidang tersebut.

Lulus dengan predikat cumlaude atau terpuji tentu membanggakan. Namun yang tak kalah mengejutkan adalah usia yang baru genap berusia 30 tahun di pertengahan bulan ini.

Perempuan kelahiran Semarang ini memang memiliki keinginan yang kuat untuk menempuh pendidikan setinggi-tingginya.

Baca Juga: Harga daging ayam tembus Rp 42.000 per kilogram menjelang Ramadan

“Dari dulu saya mempunyai cita-cita untuk sekolah tinggi tanpa membebani orang tua,” bebernya.

Selain itu, moto “belajarlah sampai mati” menjadi pegangan hidupnya, hingga ia berefleksi bahwa mengenyam pendidikan sampai mendapat gelar doktor merupakan sebagian kecil dari proses belajar kehidupan. Itulah alasan di balik studinya yang terbilang sat-set tersebut.

Tidak berselang lama setelah kelulusan gelar Sarjana pada tahun 2018, wanita ini memutuskan untuk langsung menempuh pendidikan Magister Manajemen yang ditempuh dalam waktu 2 tahun. Kemudian dalam waktu sekitar 3 tahun, ia kini sudah menyandang gelar Doktor.

Nur Listiani tertarik menekuni bidang wirausaha yang kemudian menjadi profesi utamanya. Semenjak masa kuliah S1, ia memulai bisnis dalam bidang peternakan sapi.

Baca Juga: 38 insinyur baru dari PS PPI UMY diambil sumpah, ini pesan dari Wakil Sekjen PII

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X