Kisah nyata 40 hari tirakat di Makam Sunan Geseng Piyungan, tiap malam ngaji hingga khatam lalu dapat ilham

- Sabtu, 12 November 2022 | 15:37 WIB
Makam Sunan Geseng di Padukuhan Srimulyo, Piyungan, Bantul, (Foto: Koko Triarko)
Makam Sunan Geseng di Padukuhan Srimulyo, Piyungan, Bantul, (Foto: Koko Triarko)


HARIAN MERAPI - Jejak syiar Islam para wali meninggalkan banyak petilasan dan makam. Di antaranya Makam Sunan Geseng di Piyungan, Bantul, Jogjakarta.
Salah satu yang dipercaya sebagai makam Sunan Geseng berada di Padukuhan Srimulyo, Piyungan, Bantul.

Makam Sunan Geseng di Padukuhan Srimulyo, Piyungan, berada di dataran tinggi padukuhan tersebut.

Areal persawahan berhektar-hektar masih bisa disaksikan di sepanjang jalan menuju bukit tinggi tempat Makam Sunan Geseng itu.

Bukit besar yang merupakan bagian dari Perbukitan Seribu Gunung Kidul itu menjadi batas wilayah Desa Piyungan sebelah selatan.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Sagitarius 13 November 2022, peluang besar untuk menghasilkan uang tambahan menghampiri

Warga sekitar percaya, kesuburan tanah di desa itu tak lepas dari berkah Kanjeng Sunan Geseng.

Karena itu setiap habis masa panen masyarakat setempat mengadakan kenduri massal di kompleks Makam Sunan Geseng.

Tak berlebihan, jika Makam Sunan Geseng di Desa Piyungan itu dikeramatkan. Bahkan, juga menjadi tempat tirakat.

Hafid, salah satu pelaku tirakat di Makam Sunan Geseng mengaku menjalani kisah nyata tirakat karena ditugaskan oleh gurunya di pesantren.

Dia mengatakan, kisah Sunan Geseng yang semula bernama Ki Cokrojoyo banyak menginspirasi para santri seperti dirinya.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X