Para Ibu harus tahu, bedong bayi bisa berakibat fatal, simak caranya agar Si Mungil tetap aman

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 06:15 WIB
Seorang ibu harus tahu cara aman membedong bayi. (instagram @bkkbnofficial)
Seorang ibu harus tahu cara aman membedong bayi. (instagram @bkkbnofficial)

HARIAN MERAPI - Para ibu biasa membedong bayi yang baru lahir atau hingga si mungil berusia 3-4 bulan.

Membedong bayi mungil memang sudah jadi kebiasaan para ibu sejak zaman nenek-moyang.

Seorang ibu membedong bayi agar si mungil itu bisa tidur dengan nyenyak. Tidak banyak menangis, dan mudah memposisikannya tidur terlentang.

Baca Juga: Lima cara menciptakan keluarga surgawi, di antaranya dengan memelihara kepercayaan

Selain itu membedong dengan kain juga supaya bayi tidak kedinginan, hangat, dan merasa seperti didekap atau dipeluk.

Membedong bayi biasanya dilakukan saat si mungil baru saja lahir, usai dimandikan, atau ketika akan menyusui, dan menidurkan.

Namun, ada kalanya pembedongan secara tradisional dilakukan dengan ketat. Alasannya, agar kaki si buah hati nantinya tidak bengkong atau berbentuk 'O'.

Membedong bayi secara ketat inilah yang berpotensi menimbulkan bahaya bagi si mungil.

Mengutip laman sardjito.co.id, membedong bayi dengan ketat bisa meningkatkan risiko kematian mendadak pada bayi, atau Sudden Death Infant Syndrome (SIDS).

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sering Mengalami Mual? Ini Cara Mengatasinya

Minggu, 8 Januari 2023 | 15:33 WIB
X