Tekan kematian ibu dan bayi, Kapanewon Rongkop Gunungkidul gencarkan 'Gerdu Obama'

- Minggu, 13 November 2022 | 17:25 WIB
Bupati Gunungkidul luncurkan Gerakan 'Gerdu Obama' di Kapanewon Rongkop. (Bambang Purwanto)
Bupati Gunungkidul luncurkan Gerakan 'Gerdu Obama' di Kapanewon Rongkop. (Bambang Purwanto)

HARIAN MERAPI - Kapanewon Rongkop Gunungkidul dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Rongkop melakukan upaya peningkatan kualitas pelayanan untuk mencegah Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Upaya ini dilakukan lantaran terdapat sejumlah kasus kematian ibu dan bayi di wilayah ini dan dalam kategori cukup tinggi.

"Menekan angka kematian ibu dan anak ini dilakukan melalui Gerakan Terpadu, Ora Ono Ibu Lan Bayi Mati atau Gerdu Obama," kata Panewu Rongkop, Aris Pambudi, Minggu (13/11/2022).

Baca Juga: PSIM Jogja punya dua PR besar usai latih tanding lawan Borneo FC, ini dua kekurangannya

Berdasarkan data dalam kurun waktu 3 tahun terakhir ada 2 kematian ibu dan 11 kematian bayi.

Dengan demikian program yang dilakukan tersebut diharapkan berdampak dalam mencegah dan menurunkan kasus termasuk untuk menekan angka stunting yang selama ini juga masih menjadi perhatian serius dari Pemerintah.

Berdasarkan data Puskemas Tahun 2022 dari 1.281 bayi, sebanyak 242 di antaranya atau 18,81 persen mengalami stunting.

"Jumlah ini meningkat jika dibandingkan dengan Tahun 2021 yang hanya 18,40 persen," imbuhnya.

Baca Juga: Ruko alat jahit terbakar akibat tuang bensin terjilat api, kerugian capai ratusan juta, ini kronologinya

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X