• Rabu, 30 November 2022

DPR RI sahkan UU PDP, Ekonom INDEF: Membuat konsumen semakin nyaman bertransaksi digital

- Selasa, 20 September 2022 | 19:28 WIB
Ilustrasi transkasi digital. (qris.id)
Ilustrasi transkasi digital. (qris.id)

HARIAN MERAPI - Ekonom INDEF, Nailul Huda menilai, dengan disahkannya Undang Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) oleh DPR RI, maka akan membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia.

Transaksi keuangan maupun bisnis, menjadi lebih aman dan nyaman.

“Konsumen akan lebih aman dan lebih mau bertransaksi lebih di platform yang menjamin keamanan data mereka. Makanya secara tidak langsung berdampak ke ekonomi melalui konsumsi yang lebih banyak,” kata Ekonom INDEF, Nailul Huda saat berbincang hari ini, Selasa (20/9/2022).

Baca Juga: DPR RI sahkan RUU Perlindungan Data Pribadi (RUU PDP) menjadi Undang-Undang

Menurut Nailul, meski tidak sepenuhnya terlindungi, jika ada kebocoran, kita mampu menuntut pihak ketiga.

“Akhirnya menjadi disinsentif bagi pihak ketiga apabila datanya bocor. Maka mereka akan memperkuat keamanan data mereka,” ujar Nailul.

Kemudian untuk mengawasi proses ini, Nailul mengusulkan agar dibentuk badan pengawas yang independen.

“Badan pengawas perlindungan data pribadi seperti wasit yang memutuskan bersalah atau tidaknya pihak ketiga dalam kasus kebocoran data pribadi kita. Jadi memang perlu wasit yang lebih independen karena kasus kebocoran juga terjadi di platform milik pemerintah,” jelas Nailul.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan potensi ekonomi digital di indonesia.

Baca Juga: Poros Nusantara usung Kepala KSP menjadi Penjabat Gubernur DKI

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X