• Kamis, 20 Januari 2022

Potensi Pasar Game Capai Rp 24 Triliun, Luhut Minta Dikembangkan

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:18 WIB
 Tangkapan layar Menko Kemaritiman dan Investasi sekaligus Ketua Tim Gernas BBI Luhut BInsar Pandjaitan dalam Peresmian Gernas BBI Kaltim di Samarinda, Kaltim, Selasa (12/10/2021).  (ANTARA/Youtube Kemendes PDTT)
Tangkapan layar Menko Kemaritiman dan Investasi sekaligus Ketua Tim Gernas BBI Luhut BInsar Pandjaitan dalam Peresmian Gernas BBI Kaltim di Samarinda, Kaltim, Selasa (12/10/2021). (ANTARA/Youtube Kemendes PDTT)

JAKARTA, harianmerapi.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melihat potensi game (gim) sangat besar sehingga perlu dikembangkan agar memberi manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia.


Luhut menyebut potensi pasar game mencapai Rp 24 triliun, sehingga sangat besar.


"Game industry ini menurut saya sangat penting. Kemarin sudah kami rapatkan dan game ini rupanya mempunyai market hampir Rp24 triliun, tahun ini saja. Ini 97 persennya kita impor," katanya dalam peresmian Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) Kaltim di Samarinda, yang dipantau secara daring dari Jakarta, Selasa (12/10/2021).

Baca Juga: Pembangunan Ibu Kota Negara yang Baru, Tahap Pertama Dialokasikan Anggaran Rp510 Miliar

Luhut menuturkan, dalam rapat beberapa waktu lalu, pemerintah siap untuk mendorong industri game bisa maju secara ekonomi dan harus memiliki konten positif.

"Kemarin sudah kami rapatkan, bandwidth-nya akan kami kecilkan, jadi semua buatan dalam negeri," katanya.

 

Konten game, lanjut Luhut yang juga Ketua Tim Gernas BBI, diharuskan memiliki konten budaya Indonesia, misalnya soal Pancasila, kebersamaan hingga kenegaraan.

Baca Juga: Hari Penglihatan Sedunia, Kemenkes Sebut 81 Persen Kebutaan di Indonesia Karena Katarak

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X