• Selasa, 30 November 2021

53 WNI di Sudan Terlibat dalam Film Pendek 'Mahakarya Pusaka 2021'

- Minggu, 22 Agustus 2021 | 11:34 WIB
Para pemain film pendek Mahakarya Pusaka 2021. (Istimewa)
Para pemain film pendek Mahakarya Pusaka 2021. (Istimewa)

KHARTOUM, harianmerapi.com - Peringatan menyemarakkan HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia tak hanya dilakukan masyarakat Indonesia  di negeri sendiri, namun juga yang berada di berbagai penjuru dunia.

Beragam bentuk rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI, misalnya mengadakan upacara bendera, lomba pesta rakyat, sampai menyelenggarakan acara-acara dalam jaringan (daring).

Suatu hal membanggakan, sebagai wujud bakti dan bukti rasa cinta tanah air, 53 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Sudan terlibat dalam film pendek berupa drama musikal berjudul Mahakarya Pusaka 2021 dengan durasi 10.36 menit.

“Film pendek dengan cover lagu nasional, Indonesia Pusaka dan Tanah Airku ini berkisah tentang persatuan akan kemajemukan yang dikemas secara indah. Kami berharap dengan film pendek ini dapat menambah nasionalisme Warga Negara Indonesia yang berada di Sudan, sekaligus mengenalkan keindahan Sudan dan mengenalkan budaya Indonesia ke masyarakat internasional,” papar Suryadi Pradana sebagai Music Director dalam film pendek tersebut.

Baca Juga: Bisikan dari Sukun Growong 1: Hidup Sebatang Kara Merasa Nasibnya Buruk

Menurutnya, film pendek ini dirilis pada 17 Agustus 2021 di Kids Park EL Manhiya, Khartoum, Sudan. Adapun mulai tayang di Youtube Asbaq Film sejak 18 Agustus 2021 lalu. Suatu hal mengharukan dan banyak disyukuri, Persatuan Pelajar Putri Indonesia (PPPI) yang berada di Sudan bisa mengumpulkan mahasiswa maupun mahasiswi yang berminat dan suka musik untuk berpartisipasi dalam karya ini.

“Tak kurang dari 53 orang terlibat dalam karya ini, dua di antaranya adalah pekerja di suatu perusahaan yang berada di Sudan dan satu orang ada yang sudah ibu rumah tangga,” jelas Suryadi.

Fadhila Tsaniya, satu-satunya ibu rumah tangga yang terlibat dalam film pendek ini menambahkan, proses latihan band, choir dan angklung sekitar dua bulan, yakni sejak pertengahan Juni 2021 lalu. Sedangkan lamanya syuting atau pengambilan video kisaran satu bulan. Lokasi syuting, seperti di Jabal Awlea, International University of Africa dan Souq Arabi.

Baca Juga: Netizen Kirim Semangat untuk Deddy Corbuzier: Welcome Back Idola

“Sebagai Excecutive Produser dalam film pendek ini, Ma'rifat Dzaki Assindi dan Muhammad Saifurrahman,” ungkap Dhila yang pernah memperkuat grup nasyid Tiara asal Yogya dan juga istri dari Suryadi.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Terkini

X