HARIAN MERAPI - Sekolah terdampak kebakaran TPA Sampah Putri Cempo dikosongkan dari kegiatan belajar mengajar.
Pengosongan sekolah terdampak kebakaran TPA Sampah Putri Cempo merupakan instruksi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar.
Para siswa sekolah yang terdampak kebakaran TPA Sampah Putri Cempo diminta untuk belajar di rumah sementara.
Baca Juga: Polres Sukoharjo bantu padamkan kebakaran di TPA Putri Cempo Solo
Satu SD dan satu TK di wilayah Desa Plesungan yang terdampak kebakaran TPA Sampah Putri Cempo kini sudah dikosongkan.
Dua sekolah tersebut berada di sisi barat TPA sampah milik kota Solo itu.
Belajar di rumah atau tempat paling aman dari asap kebakaran merupakan opsi sementara, sampai situasi lingkungan kondusif.
Di permukiman terdampak asap, sebagian warganya telah mengungsikan balita dan lansia.
"Kemarin dipulangkan lebih cepat. Selasa ini mulai PJJ (pembelajaran jarak jauh) sampai waktu yang belum ditentukan," kata Kepala Disdikbud Karanganyar Yophi Eko Jatiwibowo kepada wartawan, Selasa (19/9/2023).
Dua sekolah yang dikosongkan yakni SDN Plesungan 2 dan TK Plesungan.
Yophi mengatakan langkah cepat dilakukan Pemkab Karanganyar mempertimbangkan kondisi kesehatan bagi siswa akan dampak polusi asap kebakaran TPA Sampah Putri Cempo.
Jangan sampai siswa di sana mengalami gangguan kesehatan akibat polusi asap tersebut.
Baca Juga: Jika Hari Ini Mangkir Lagi, Penyidik Akan Jemput Paksa Pemeran Film Dewasa