Atau perlu menunggu hingga anak lebih tenang. Selain itu, isu penggunaan gawai (screen time) dan dampaknya terhadap emosi anak juga menjadi topik yang banyak dibahas di seminar
Khoirunnisa, salah satu peserta asal Yogya mengatakan, materi yang disampaikan sangat dekat dengan kesehariannya. Contohnya materi dari Dr Martaria yang bertajuk “Strategi Regulasi Emosi pada Anak dan Orang Tua: Mencegah dan Menangani Ledakan Emosi Anak.”
Menurutnya, materi yang dibahas sangat relate dengan kondisinya sebagai orang tua. Sehingga, menjadikannya lebih paham kenapa anak bisa tantrum dan bagaimana seharusnya merespons, bukan sekadar melarang atau memarahi.
“Seluruh kegelisahan peserta dijawab secara komprehensif oleh pemateri melalui pendekatan psikologis yang aplikatif. Kami bisa mendapat banyak tambahan ilmu, wawasan dan pengalaman,” urainya.
Baca Juga: Arsenal Kontra Atletico Madrid di Semifinal Liga Champions
Dicontohkan Nisa, segenap peserta seminar juga dibekali langkah taktis, seperti teknik validasi emosi anak, penerapan batasan yang konsisten, hingga cara menghindari respons yang justru memperkuat perilaku negatif anak. *