Peluang mahasiswa menjadi eksportir terbuka luas, tetapi membutuhkan kesiapan dalam beberapa aspek

photo author
Sulistyanto, Harian Merapi
- Senin, 6 April 2026 | 21:30 WIB
Suasana penandatanganan PKS Pengembangan Wirausaha Muda Berorientasi Ekspor dengan Kementerian Perdagangan RI.  (Dok. UMY)
Suasana penandatanganan PKS Pengembangan Wirausaha Muda Berorientasi Ekspor dengan Kementerian Perdagangan RI. (Dok. UMY)

Selain itu, sebut Prof Zuly, bisa juga mendapatkan bantuan promosi maupun pendanaan dari berbagai pihak. Tak kalah penting, peluang mahasiswa menjadi eksportir terbuka luas.

Tetapi membutuhkan kesiapan dalam beberapa aspek, seperti kualitas produk, kemasan, jaringan pemasaran serta daya saing harga menjadi faktor penting untuk menembus pasar internasional,” tandas Prof Zuly.

Ditambahkan, ekspor tentu saja membutuhkan barang, packaging hingga jaringan yang bagus. Selain itu, harga juga harus kompetitif agar bisa bersaing di pasar internasional.

Jika aspek-aspek tersebut terpenuhi, peluang mahasiswa untuk menjadi eksportir sangat terbuka. Melalui penandatanganan PKS tersebut, UMY berharap dapat mendorong mahasiswa tdak hanya berorientasi pada pencarian kerja setelah lulus.

Baca Juga: Semifinal Piala FA: Chelsea Kontra Leeds, Manchester City Lawan Southampton

“Tetapi mampu menciptakan lapangan kerja baru. Semakin banyak unit usaha yang berkembang, semakin besar pula kontribusi generasi muda dalam mengurangi pengangguran dan meningkatkan daya saing ekonomi nasional berbasis kewirausahaan muda berorientasi ekspor,” tandasnya. *

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X