• Kamis, 26 Mei 2022

NasDem Hormati Proses Hukum Kadernya yang Kena OTT KPK Bersama Bupati Probolinggo

- Senin, 30 Agustus 2021 | 15:40 WIB
Wakil Ketua Umum Partai NasDem memberi keterangan kepada wartawan di depan pintu masuk Gedung Akademi Bela Negara, Jakarta, Jumat (30/4/2021). (Foto: ANTARA/Genta Tenri Mawangi)
Wakil Ketua Umum Partai NasDem memberi keterangan kepada wartawan di depan pintu masuk Gedung Akademi Bela Negara, Jakarta, Jumat (30/4/2021). (Foto: ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

JAKARTA, harianmerapi.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem akan menghormati semua proses hukum terkait operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kadernya.

Seperti diberitakan sebelumnya anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Hasan Aminuddin ikut ditangkap KPK dalam OTT KPK terhadap Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari di kediamannya, Senin (30/8/2021) pukul 02.00 WIB.

"Kami taat aturan dan akan menghormati semua proses yang ada. Kami juga tidak akan menghalang-halangi (proses hukum terhadap Hasan, Red.)," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Ahmad H M Ali sebagaimana dikutip dari keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Senin (30/8/2021).

Partai Nas Dem juga mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum dan asas praduga tidak bersalah atas penangkapan Hasan yang merupakan mantan bupati Probolinggo dua periode.

Baca Juga: Demi Menjaga Kehormatan KPK, MAKI Minta Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Mengundurkan Diri

Ahmad Ali, yang turut menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai NasDem DPR, menjelaskan pihaknya masih menelaah dan mencermati insiden yang melibatkan Hasan Aminuddin.

Ia mengaku prihatin dan sedih, tetapi ia juga menyampaikan pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah terhadap penangkapan itu.

Menurut Ahmad Ali, Partai NasDem memiliki aturan internal yang akan menindak kader-kadernya jika mereka terlibat kasus hukum.

"NasDem konsisten dengan aturan itu dan kader-kader yang terlibat kasus hukum pun hanya punya dua pilihan, yaitu mengundurkan diri dari semua jabatan dan berhenti dari keanggotaan partai," kata Ahmad Ali.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Hadiri GPDRR 2022 di Bali

Rabu, 25 Mei 2022 | 07:30 WIB

Pemerintah Akan Secepatnya Hapus PPKM

Minggu, 22 Mei 2022 | 15:40 WIB

Selamat Jalan Prof. Fahmi Idris

Minggu, 22 Mei 2022 | 14:50 WIB
X