• Selasa, 19 Oktober 2021

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Km

- Jumat, 27 Agustus 2021 | 12:07 WIB
Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 2.000 meter ke arah barat daya pada Jumat (27/8) ((ANTARA/HO/BPPTKG))
Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 2.000 meter ke arah barat daya pada Jumat (27/8) ((ANTARA/HO/BPPTKG))

YOGYA, harianmerapi.com - Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 2.000 meter ( 2 km) ke arah barat daya pada Jumat, pada pukul 09.01 WIB.

"Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 150 detik," kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Jumat (27/8/2021).

Pada periode pengamatan pukul 00.00 sampai 06.00 WIB, guguran lava pijar juga tercatat 13 kali keluar dari Gunung Merapi ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter.

Gunung api aktif itu juga tercatat mengalami 83 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-23 mm selama 12-134 detik, 57 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-6 mm selama 9-43 detik.

Baca Juga: Penting. Bekali Diri Dengan Ilmu Pengetahuan dan Menjaga Batin Saat Isoman

Berikutnya, delapan kali gempa low frekuensi dengan amplitudo 3-6 mm selama 11-20 detik, serta tiga kali gempa fase banyak dengan amplitudo 10-24 mm selama 7-10 detik.

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level III atau siaga.

Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan bisa berdampak ke wilayah sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Saat terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi diperkirakan dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.*

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MCCC Teguhkan Gerakan Jaga Kyai dan Santri

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:20 WIB
X