HARIAN MERAPI - Pemerintah melalui Menko Polhukam Mahfud MD menerangkan bahwa pilot Susi Air yang hilang pasca insiden pembakaran di Papua, saat ini disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
“Saya ingin menyampaikan penjelasan dan sikap pemerintah terkait dengan tragedi atau peristiwa Susi Air yang sampai hari ini masih terjadi penyanderaan oleh sekelompok orang Kelompok Kekerasan Bersenjata (KKB) di Papua yang masih menyandera Kapten Pilot Philips Mark Merthens yang belum dilepas,” terang Mahfud, Selasa (14/2/2023), seperti dikutip dari pmjnews.com.
Baca Juga: Danrem 172 PWY Menduga Pilot Susi Air Masih Hidup Bersama Kelompok Kriminal Bersenjata
Mahfud melanjutkan, pemerintah sedang berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan penyelamatan terhadap sandera dengan pendekatan yang sifatnya persuasif.
Hal tersebut karena lebih mengutamakan keselamatan sandera sang pilot.
Baca Juga: Dituntut 20 Tahun Penjara, Hari Ini Sidang Vonis Richard Eliezer Menanti
“Pemerintah RI terus melakukan komunikasi dengan pemeirntah Selandia Baru untuk memantau dan mengakselerasi penanganan pembebasan sandera Philips Mark Merthens,” jelasnya.
“Penyanderaan warga sipil, penyanderaan warga sipil, dengan alasan apapun tidak dapat diterima,” tandasnya. *