Update gempa Cianjur, sedikitnya 422 bangunan lembaga pendidikan alami kerusakan

- Minggu, 27 November 2022 | 14:55 WIB
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur Akib Ibrahim saat menyampaikan keterangan kepada wartawan seputar kerusakan bangunan lembaga pendidikan di Posko Pendidikan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ahad (27/11/2022).  (ANTARA/Andi Firdaus)
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur Akib Ibrahim saat menyampaikan keterangan kepada wartawan seputar kerusakan bangunan lembaga pendidikan di Posko Pendidikan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ahad (27/11/2022). (ANTARA/Andi Firdaus)

HARIAN MERAPI - Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melaporkan tak kurang dari 422 unit bangunan lembaga pendidikan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami kerusakan fisik berskala ringan hingga berat akibat rangkaian peristiwa gempa bumi sejak 21 November 2022.

"Sampai saat ini, kami baru sampai pada proses pendataan dan pengusulan perbaikan fisik bangunan yang rusak. Datanya masih bersifat dinamis karena masih dalam proses pendataan dan analisis di lapangan," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur Akib Ibrahim yang dijumpai ANTARA di Posko Pendidikan Kabupaten Cianjur, Ahad siang.

Berdasarkan rekapitulasi laporan per hari ini, jumlah total kerusakan fisik bangunan lembaga pendidikan yang terdampak gempa bumi mencapai 398 unit bangunan sekolah, berikut 1.653 ruang belajar mengajar.

Baca Juga: Catat, beberapa film yang layak ditonton pada akhir tahun ini. Salah satunya Avatar, the water of water

Jumlah itu terdiri atas jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 143 unit bangunan sekolah dan 202 ruangan belajar yang rusak. Jenjang Sekolah Dasar (SD) sebanyak 165 bangunan sekolah dan 579 ruangan rusak.

Jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 59 sekolah dan 815 ruangan rusak. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebanyak 29 unit bangunan berikut 45 ruangan rusak.

Kantor Disdikpora Kabupaten Cianjur sebanyak satu unit berikut sembilan unit ruangan rusak. Bidang Sarana Olahraga Cianjur sebanyak satu unit berikut tiga ruangan rusak.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melaporkan hingga 21 November 2022 terdapat 26 bangunan jenjang SMA/SMK sederajat yang juga mengalami kerusakan.

Baca Juga: Benarkah perempuan yang sering berhubungan intim bisa menunda menopause?

Akib mengatakan bangunan sekolah yang mengalami kerusakan tersebar di 18 dari total 32 kecamatan. Jumlah bangunan lembaga pendidikan yang paling banyak terdampak berada di Kecamatan Cugenang mencapai 42 unit, Kecamatan Cianjur 35 unit, Kecamatan Warung Kondang 17 unit, Kecamatan Cikadu 13 unit.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X