• Jumat, 30 September 2022

PPATK temukan Rp1,7 triliun aliran ke ACT lebih dari setengahnya ke entitas pribadi, ini rinciannya

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 10:15 WIB
Pegawai beraktivitas di kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT), Menara 165, Jakarta.  (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Pegawai beraktivitas di kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT), Menara 165, Jakarta. (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)


HARIAN MERAPI - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) masih menelusuri dugaan aliran dana Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ATC) yang diduga dipergunakan untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga: Cesar Azpilicueta tak jadi hengkang ke Barca, Chelsea perpanjang kontrak hingga 2024


Berdasar penelusuran, PPATK menemukan aliran dana senilai Rp 1,7 triliun ke yayasan ATC, lebih dari setengahnya mengalir ke entitas pribadi.


Informasi tersebut disampaikan Ketua PPATK Ivan Yustiavanda di Jakarta, Kamis (4/8).
Ia menyampaikan, pihaknya sudah membekukan 843 rekening, yang angkanya sudah mencapai Rp11 miliar.

"Jadi PPATK melihat ada Rp1,7 triliun uang yang mengalir ke ACT, dan kita melihat lebih dari 50 persennya itu mengalir ke entitas-entitas yang terafiliasi kepada pihak-pihak pribadi gitu ya, dan itu kan angkanya masih Rp1 triliunan," kata Ivan.

Baca Juga: Indonesia Shopping Festival hadir di Jogja, berikut daftar mall yang berikan diskon HUT RI hingga 77 persen

Aliran dana tersebut, menurut dia dialirkan ke kegiatan-kegiatan usaha lain ACT. Usaha tersebut menerima dan kemudian kembali ke pengurus.

 

"Kelompok-kelompok kegiatan usaha di bawah entitas A ini dimiliki oleh dan terafiliasi dengan para pemilik di A nya tadi," kata Ivan.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berkas kasus penistaan agama oleh Roy Suryo lengkap

Kamis, 29 September 2022 | 18:38 WIB

KPK tidak akan hentikan kasus Lukas Enembe

Selasa, 27 September 2022 | 17:41 WIB
X