• Kamis, 1 Desember 2022

Anak Curi HP Ibu Kandung Dibebaskan Lewat Jalur Keadilan Restoratif

- Jumat, 3 Juni 2022 | 08:30 WIB
Tersangka pencuri HP milik ibu kandung sendiri berpelukan dengan ibunya usai penyelesaian kasus hukum melalui penerapan keadilan restoratif, di Polres Rejang Lebong, Senin (30/5/2022).  (ANTARA/Nur Muhamad)
Tersangka pencuri HP milik ibu kandung sendiri berpelukan dengan ibunya usai penyelesaian kasus hukum melalui penerapan keadilan restoratif, di Polres Rejang Lebong, Senin (30/5/2022). (ANTARA/Nur Muhamad)

REJANG LEBONG, harianmerapi.com - Kepolisian Resor Rejang Lebong, Bengkulu, membebaskan seorang pelajar, tersangka pencuri telepon seluler (handphone) milik ibu kandungnya, melalui penerapan keadilan restoratif.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Tonny Kurniawan diwakili Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong AKP Sampson Sosa Hutapea di Mapolres Rejang Lebong, Senin, mengatakan tersangka yang menerima keadilan restoratif tersebut ialah AS (19), warga Kelurahan Air Rambai, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, berstatus pelajar SLTA.

"Awalnya orang tua pelaku kehilangan handphone dan belum tahu siapa pelakunya. Oleh petugas dilakukan penyelidikan dan didapati bahwa yang mengambil HP tu adalah anak kandung sendiri," ujarnya.

Baca Juga: Ternyata Begini Hukum Pria Muslim Menjual Celana Dalam dan Bra Wanita Non Muslim

Dia menjelaskan kasus pencurian ponsel merek Oppo A54 warna biru milik korban berinisial A, ibu kandung pelaku, terjadi pada 16 Maret 2022. Kejadian bermula saat korban tengah memasak di dapur dan HP diletakkan di atas lemari dalam kamar, namun tidak lama berselang HP tersebut hilang.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian setempat.

Setelah diselidiki, kata dia, diketahui pelakunya adalah anak korban sendiri. Pada Rabu (25/5) sekitar pukul 18.30 WIB pelaku diamankan saat berada di Kelurahan Kepala Siring, Kecamatan Curup Tengah.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Capricorn Jumat 3 Juni 2022, Kehidupan Tampaknya Kembali ke Jalurnya

Dalam kasus tersebut, tambah dia, polisi menerapkan Peraturan Polri (Perpol) No.8/2021, tentang Restorative Justice. Kasusnya tersebut memenuhi persyaratan untuk dihentikan penyidikannya dengan pertimbangan korban sudah mencabut laporannya.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kisah bayi Kades Ciputri selamat dari gempa Cianjur

Minggu, 27 November 2022 | 20:00 WIB

Bank Mandiri salurkan bantuan untuk korban gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 20:36 WIB
X