• Kamis, 26 Mei 2022

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo Positif Covid-19: Saya Merasakan Sangat Capek

- Selasa, 25 Januari 2022 | 13:11 WIB
 Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo positif Covid-19.  ( Foto : Dokumentasi Humas Sleman )
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo positif Covid-19. ( Foto : Dokumentasi Humas Sleman )

SLEMAN, harianmerapi.com - Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dinyatakan Positif Covid-19 berdasarkan hasil tes PCR, sehingga harus menjalani isolasi mandiri.

Dalam keterangan tertulis Kustini Sri Purnomo menuturkan, meskipun dinyatakan positif Covid-19 tetapi kondisinya saat ini baik-baik saja dan tidak mengalami gejala berat.

"Alhamdulilah, kondisi saya saat ini baik-baik saja dan tidak ada gejala yang berat. Saya minta doanya agar segera diberikan kesembuhan," ungkap Kustini, Selasa (25/1/2022).
Kustini menyampaikan, selama satu minggu terakhir dirinya memiliki agenda yang cukup padat. Mulai dari kunjungan kerja ke Kabupaten Lumajang, Kota Jakarta dan Kabupaten Kulonprogo.

Baca Juga: Nekat Banget, Lima Pelajar di Sleman Keroyok Warga Sampai Masuk Rumah Sakit, Alasannya Bikin Terkejut

Tetapi setelah itu merasakan gejala mirip flu dan kemudian berinisiatif melakukan tes antigen pada Minggu 23 Januari malam. Karena hasilnya reaktif, Senin 24 Januari Kustini melakukan tes PCR dan hasilnya positif.

"Saya merasakan sangat capek karena kunjungan kerjanya cukup banyak. Karena ada gejala yang mengarah ke flu, saya berinisiatif periksa. Ternyata dinyatakan positif," terangnya.

Kustini pun tak lupa mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan dengan menerapkan Cuci Tangan, Pakai Masker dan Jaga Jarak (Cita Mas Jajar) serta membatasi mobilitas.

Baca Juga: Heboh Bakso Ayam Tiren Produksi Jetis Bantul, Dijual di 3 Pasar Tradisional di Kota Jogja

Kustini juga mengajak masyarakat Sleman agar ikut mensukseskan vaksinasi ketiga (booster) untuk menjaga imunitas tubuh.

"Mari sukseskan vaksinasi ketiga untuk menjaga imunitas tubuh dan saya harap semua tetap waspada. Jangan sampai sedetik pun kita lengah, karena bahaya penularan masih ada," pungkas Kustini.*

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X