• Jumat, 12 Agustus 2022

PP Muhammadiyah Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Varian Omicron

- Selasa, 7 Desember 2021 | 16:30 WIB
Wakil Ketua Muhammadiyah COVID-19 Command Center (MCCC) Corona Rintawan. ( ANTARA/HO-Muhammadiyah)
Wakil Ketua Muhammadiyah COVID-19 Command Center (MCCC) Corona Rintawan. ( ANTARA/HO-Muhammadiyah)

JAKARTA, harianmerapi.com - Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengajak warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap varian baru virus Covid-19, Omicron, setelah menyebar di 38 negara termasuk ditemukan di Malaysia dan Singapura.

"Jangan-jangan di Indonesia sudah muncul tapi belum terlacak," ujar Wakil Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Corona Rintawan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (7/12/2021).

Corona mendorong pemerintah bertindak cepat meningkatkan screening dan pelacakan agar tidak mengulangi kesalahan yang sama saat sebelumnya telat mendeteksi keberadaan varian Delta. Akibatnya, terjadi ledakan yang membuat Bed Occupation Rate (BOR) tinggi termasuk angka kematian.

Baca Juga: Raffi Ahmad Gelar SYUKURANS Baby R, Segini Harga Outfit yang Dipakai Nagita Slavina

Ia menilai kebijakan karantina 10 hari bagi warga negara Indonesia/asing yang telah melakukan perjalanan dari luar negeri sebagai keputusan tepat. Di satu sisi, pemerintah juga mesti mempertegas soal kebijakan pembatasan mobilitas dan pendisiplinan protokol kesehatan agar bisa terus menekan angka penularan.

"Saya kira ini kebijakan (karantina 10 hari) yang bagus," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua MCCC Mohammad Agus Samsudin mengimbau masyarakat mengonsumsi makanan yang bergizi serta rajin berolahraga, di samping memperketat disiplin Prokes untuk mencegah tertular Omicron di Indonesia.

Baca Juga: Ikut Gemas dengan Sikap Doddy Soedrajat, Laura Anna Ngaku Kesel Sampe Bisa Jalan

Agus berharap masyarakat tidak lengah karena menurut para pengamat varian Omicron tiga kali lebih mungkin memicu infeksi ulang (reinfeksi) dibandingkan dengan varian Delta atau Beta.

Selain memperketat pintu masuk negara, menurut dia, pemerintah perlu meningkatkan surveilans genomik. Kendati demikian, ia meminta masyarakat tidak panik mengingat pemerintah telah berupaya menahan varian baru itu masuk.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ferdy Sambo terancam hukuman mati

Selasa, 9 Agustus 2022 | 20:55 WIB
X