• Rabu, 19 Januari 2022

Pasca Erupsi Gunung Semeru, Dusun Curah Kobokan Seperti Pemukiman Mati

- Senin, 6 Desember 2021 | 19:22 WIB
Relawan menyisir Dusun Curah Koboan, Desa Pronojiwo, Kabupaten Lumajang untuk mencari korban yang diduga terjebak abu material akibat awan panas guguran Gunung Semeru, Senin (6/12/2021). ( ANTARA/Umarul Faruq)
Relawan menyisir Dusun Curah Koboan, Desa Pronojiwo, Kabupaten Lumajang untuk mencari korban yang diduga terjebak abu material akibat awan panas guguran Gunung Semeru, Senin (6/12/2021). ( ANTARA/Umarul Faruq)

 

LUMAJANG, harianmerapi.com - Suasana pemukiman di Dusun Curah Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur seperti pemukiman mati karena tak ada aktivitas warga, bahkan mayoritas rumah rusak terdampak erupsi Gunung Semeru.

Berdasarkan pantauan Senin (6/12/2021), hanya terlihat beberapa ternak kambing yang masih hidup dan petugas beserta relawan yang menyisir untuk mengevakuasi korban terdampak erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12).

Di kawasan tersebut, diduga masih terdapat beberapa warga yang tertimbun. Petugas juga mendapat laporan dari warga tentang beberapa penduduk yang belum diketahui keberadaannya.

Baca Juga: Pendaki Gunung Merbabu Harus Waspadai Fenomena Alam, Hujan Tiap Hari dan Mendekati Mangsa Kapitu Sering Badai

Dusun Curah Koboan salah satu lokasi paling parah terdampak peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Semeru berupa semburan awan panas guguran.

Saat peristiwa meningkatnya aktivitas Gunung Semeru, Sabtu (4/12), diduga banyak warga terjebak karena hujan abu yang terjadi saat itu, ditambah terputusnya akses akibat ambrolnya Jembatan Besuk Koboan (Geladak Perak).

Rumah-rumah warga juga masih tampak dipenuhi abu pada bagian atap, sedangkan jalan maupun halaman rumah mereka tertutup abu material bercampur lumpur.

“Dari laporan warga, masih ada penduduk yang hilang, makanya kami terus menyisir daerah ini. Untuk hewan-hewan ternak yang masih hidup, nanti dipindahkan ke tempat aman oleh pemuda setempat,” kata salah seorang relawan MDMC Kabupaten Jember.

Baca Juga: Pengamanan Perbatasan dan Obwis Jadi Perhatian Pemkab Gunungkidul selama PPKM Level 3 Nataru

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puluhan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang di Jember

Senin, 17 Januari 2022 | 08:30 WIB

Gempa Bumi Banten, BPBD Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 16 Januari 2022 | 17:45 WIB

Gempa Guncang Banten, Satu Rumah Dilaporkan Roboh

Jumat, 14 Januari 2022 | 17:53 WIB
X