• Sabtu, 29 Januari 2022

Gunung Semeru Erupsi, Evakuasi 10 Warga Harus Menggunakan Helikopter

- Minggu, 5 Desember 2021 | 13:12 WIB
Foto udara desa yang terdampak material vulkanik Gunung Semeru. (Foto: Kominfo Lumajang)
Foto udara desa yang terdampak material vulkanik Gunung Semeru. (Foto: Kominfo Lumajang)

 

LUMAJANG, harianmerapi.com - Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan bahwa masih ada 10 warga yang belum bisa dievakuasi dari dusun yang terdampak letusan Gunung Semeru di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.

Sebagaimana dikutip dalam siaran pers pemerintah kabupaten yang diterima di Lumajang, Minggu (5/12/2021), Wakil Bupati mengatakan petugas kesulitan mengevakuasi 10 warga dari Dusun Curah Kobokan karena jalur menuju ke dusun itu susah dilalui kendaraan.

"Sepuluh orang masih belum bisa dievakuasi karena lokasinya agak sulit, mobil tidak masuk lokasi karena lumpur sampai lutut," kata Wakil Bupati, yang biasa disapa Bunda Indah.

Baca Juga: BNPB: 13 Orang Meninggal Akibat Erupsi Gunung Semeru

Ia mengatakan, petugas berusaha mengevakuasi warga dari Curah Kobokan dengan bantuan dari komunitas pengguna Jeep. Ia berharap Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan helikopter untuk mengevakuasi warga dari daerah yang sulit dijangkau dari jalur darat.

Menurut data pemerintah kabupaten hingga saat ini sekitar 300 warga Dusun Curah Kobokan sudah mengungsi di Balai Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro.

Bunda Indah mengatakan bahwa sebagian besar rumah warga di Dusun Curah Kobokan rusak akibat awan panas guguran Gunung Semeru sehingga warga dusun itu harus mengungsi.

Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi, PVMBG Ingatkan Bahaya Lontaran Batuan Pijar

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

99 Karyawan Pinjol Ilegal Diamankan Polisi

Rabu, 26 Januari 2022 | 23:00 WIB
X