• Kamis, 7 Juli 2022

Anggota DPR Subardi Mendesak Kemenkumham Investigasi Kasus Kekerasan di Lapas Narkotika Yogya

- Rabu, 10 November 2021 | 12:15 WIB
 Anggota Komisi III DPR RI, Subardi.  (ANTARA/HO-DPP NasDem)
Anggota Komisi III DPR RI, Subardi. (ANTARA/HO-DPP NasDem)

 


JAKARTA, harianmerapi.com - Kasus kekerasan yang terjadi di Lapas Narkotika Kelas II-A Yogyakarta di Pakem Sleman, harus diinvestigasi.


Desakan ini disampaikan anggota Komisi III DPR RI, Subardi, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (10/11/2021).


Subardi mendesak Kemenkumham dan aparat kepolisian segera melakukan investigasi dugaan kekerasan tersebut dan hasilnya disampaikan ke publik.

Baca Juga: Konsumsi Jus Timun Ditambah Dua Sendok Madu, Badan Bugar dan Sehat

"Investigasi harus menyeluruh dan hasilnya disampaikan kepada publik. Saya harap ada tindakan tegas mulai dari aspek pidana maupun sanksi kepegawaian," kata Subardi .


Dia mengatakan investigasi wajib dilakukan oleh sejumlah instansi, diantaranya oleh Komnas HAM menyangkut pelanggaran HAM, kepolisian untuk menelusuri bukti-bukti yang mengarah kepada tindak pidana, Ombudsman terkait penyelenggaraan administrasi, LPSK untuk melindungi dan memulihkan kondisi korban, serta Kementerian Hukum dan HAM untuk pemeriksaan internal hingga pemberian sanksi.


Saat ini Kanwil Kemenkum HAM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menarik lima orang sipir yang diduga sebagai pelaku kekerasan. Sementara Komnas HAM juga telah menerima aduan dari para korban dan melakukan pendampingan terhadap mereka.

Baca Juga: Misteri Kereta Dorong Anak Balita yang Dibawa Noni Bule

"Apa yang dilakukan sipir atau petugas Lapas diduga kuat telah melanggar HAM. Kalapas harus bertanggung jawab. Jangan lagi dibantah bahwa di Lapas semua tertib, seakan-akan tidak ada peristiwa tersebut. Ini sudah jelas korbannya ada, bekas siksaannya (di tubuh korban) ada, laporannya ada, kronologi hingga detail siksaannya sudah diungkap korban," tegas legislator asal Sleman itu.

Anggota Fraksi NasDem di DPR ini khawatir jika investigasi menyeluruh tidak segera dilakukan dan hasilnya disampaikan ke publik, maka kasus ini akan menguap begitu saja sementara korban terus merasakan efek trauma yang berkepanjangan.

Halaman:

Editor: Hudono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X