• Kamis, 26 Mei 2022

Cegah Korban Jiwa, BPBD Temanggung Memasang EWS di Daerah Rawan Bencana

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 18:30 WIB
Petugas memeriksa EWS.  (Dok.Media Center.PemkabTemanggung)
Petugas memeriksa EWS. (Dok.Media Center.PemkabTemanggung)

TEMANGGUNG, harianmerapi.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung memasang Early Warning System (EWS) di daerah rawan bencana.

Pemasangan alat peringatan dini itu untuk mencegah terjadinya korban jiwa dan kerugian lebih besar akibat tanah longsor.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Temanggung Pria Andaka menyampaikan ada 85 EWS yang dipasang.

Baca Juga: Link Nonton Sarasehan Grebeg Selarong, Disiarkan Malam Ini Mulai 19.30 WIB

"EWS diperlukan untuk memantau, mendeteksi, dan memberikan peringatan dini bahaya longsor," kata dia, Selasa (26/10/2021).

Pria mengemukakan daerah yang dipasangi EWS tersebut antara lain Tretep, Bansari, Bejen, Tembarak, Selopampang, Kledung, Kranggan, Tlogomulyo, Bulu, Jumo, Candiroto, Kedu, Gemawang, Kaloran, Wonoboyo, Kledung, Pringsurat, Kandangan, dan Jumo.

Total ada 19 kecamatan yang dipasangi EWS. Sebab di tiap kecematan terdapat daerah yang rawan longsor.

Baca Juga: Jogja Kembali Nihil Kasus Meninggal Akibat Covid-19

Pemasangan dilakukan sejak 2016 hingga 2019 secara bergelombang disesuaikan dengan anggaran yang dimiliki.

Dikatakan pengadaan EWS melalui APBD Kabupaten Temanggung sebanyak 82 unit, APBD Provinsi Jateng 2 unit, dan APBN 1 unit.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pasca Lebaran, Harga Sembako Mulai Normal

Kamis, 19 Mei 2022 | 21:40 WIB
X